Jabar

PKB Jabar Fest Teguhkan Politik Pelayanan, Gus Muhaimin Pastikan Kehadiran PKB Dirasakan Masyarakat

15
×

PKB Jabar Fest Teguhkan Politik Pelayanan, Gus Muhaimin Pastikan Kehadiran PKB Dirasakan Masyarakat

Share this article
IMG 20260614 WA0037
Foto : Istimewa/GM

BANDUNG, GM – Ketua Umum DPP PKB, Abdul Muhaimin Iskandar, menegaskan pentingnya politik yang hadir di tengah masyarakat melalui pelayanan, pemberdayaan, dan kerja-kerja kemanusiaan. Pesan itu menjadi semangat utama dalam gelaran PKB Jabar Fest dan Inagurasi DPAC PKB se-Jawa Barat yang berlangsung di Youth Centre Arcamanik, Bandung, Minggu (14/6/2026).

Menurut Gus Muhaimin, begitu biasa ia disapa, partai politik tidak cukup hanya hadir menjelang pemilu. Kehadiran partai harus dirasakan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari, terutama saat menghadapi persoalan ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan berbagai tantangan sosial lainnya.

PKB, imbuh Menko Pemberdayaan Masyarakat itu, harus menjadi partai yang hadir dalam kehidupan masyarakat. Partai tidak boleh hanya hadir saat pemilu, tetapi harus hadir ketika rakyat membutuhkan pertolongan, membutuhkan solusi, dan membutuhkan harapan

Sementara itu, Ketua DPW PKB Jawa Barat, Syaiful Huda, mengatakan PKB Jabar Fest merupakan bagian dari upaya memperkuat hubungan partai dengan masyarakat sekaligus meneguhkan tradisi pengabdian yang selama ini menjadi karakter PKB.

“PKB ingin memastikan bahwa kerja politik berjalan seiring dengan kerja sosial dan kerja kemanusiaan. Karena itu, konsolidasi organisasi harus menghasilkan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” kata Huda.

Senada dengan itu, Wakil Sekretaris Dewan Syuro DPP PKB KH Maman Imanulhaq, menilai tema “Padamu Jawa Barat, PKB Berkhidmat” mencerminkan identitas dasar partai yang lahir dari tradisi pesantren dan perjuangan para ulama.

Menurut Kiai Maman, khidmat bukan sekadar slogan politik, melainkan nilai yang harus diterjemahkan dalam tindakan nyata. Karena itu, kader PKB dituntut hadir di tengah masyarakat sebagai pelayan, pendamping, sekaligus penyambung aspirasi rakyat.

“PKB dibangun oleh para ulama dengan semangat melayani. Ukuran keberhasilan partai bukan hanya jumlah kursi yang diraih, tetapi seberapa besar manfaat yang dapat diberikan kepada masyarakat,” ujar Maman.

Baca Juga :  Pekan Sita Serentak Rencana Penyitaan Terhadap 133 Aset Milik Penunggak Pajak Wilayah Jawa Barat

Anggota Komisi VIII DPR RI itu menambahkan, tantangan sosial yang semakin kompleks membutuhkan kehadiran politik yang tidak berjarak dengan rakyat. Kader PKB, kata dia, harus menjadi bagian dari solusi atas persoalan masyarakat, mulai dari kemiskinan, pendidikan, pemberdayaan pesantren, hingga perlindungan kelompok rentan.

Kiai Maman juga mengapresiasi berbagai kegiatan pelayanan sosial yang ditampilkan dalam PKB Jabar Fest, termasuk penguatan layanan ambulans siaga dan berbagai program kemanusiaan yang telah dijalankan kader PKB di Jawa Barat.

“Politik yang bermakna adalah politik yang menghadirkan harapan. Ketika masyarakat membutuhkan bantuan, kader PKB harus menjadi yang pertama hadir dan yang terakhir meninggalkan mereka,” katanya.

Melalui pengukuhan DPAC se-Jawa Barat, PKB berharap struktur partai di tingkat akar rumput semakin kuat sehingga mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara lebih cepat dan efektif.

Bagi PKB, kata Kiai Maman, konsolidasi organisasi bukan semata agenda internal partai, melainkan sarana memperkuat pengabdian kepada umat, bangsa, dan negara.

“Khidmat kepada rakyat adalah jalan perjuangan PKB. Dari Jawa Barat, semangat itu harus terus dirawat dan diperkuat untuk Indonesia yang lebih adil, sejahtera, dan bermartabat,” ujar Kiai Maman. (Yus)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *