Jabar

Geger!!! Seorang Ibu dan Dua Anaknya Tewas Mengenaskan di Rumah Kontrakan

49
×

Geger!!! Seorang Ibu dan Dua Anaknya Tewas Mengenaskan di Rumah Kontrakan

Share this article
IMG 20250907 WA0042
IMG 20250907 WA0042

BANDUNG, GemaMadani.com – Seorang Ibu dan dua anaknya tewas mengenaskan di rumah kontrakan, membuat warga Kampung Cae, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung. Jumat (5/9/2025) dini hari.

Warga dikejutkan dengan ditemukannya tiga jasad di sebuah rumah kontrakan yang yang mereka tempati.

Korban merupakan seorang ibu rumah tangga berinisial EN (34) bersama dua putrinya, AAP (9) dan AAP (11 bulan).

Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh YS, suami sekaligus ayah korban, yang baru pulang kerja sekitar pukul 04.00 WIB. Saat tiba di rumah, ia mendapati pintu terkunci dari dalam. Ketika mengintip lewat ventilasi, YS sontak histeris melihat istrinya sudah tergantung di kusen pintu kamar.

Warga yang berdatangan kemudian membantu mendobrak pintu. Begitu masuk, mereka menemukan dua anak korban juga telah meninggal dunia dengan kondisi mengenaskan, masing-masing dalam keadaan leher terjerat tali.

Kapolresta Bandung Kombes Pol. Aldi Subartono bersama tim Inafis langsung melakukan olah tempat kejadian perkara. Dari hasil pemeriksaan awal, polisi memastikan pintu dan jendela terkunci dari dalam, serta tidak ditemukan luka terbuka di tubuh korban.

“Korban EN ditemukan tergantung, sementara kedua anaknya tewas di ruang depan dan kamar dengan tali melilit di leher,” jelas Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan.

Di lokasi, polisi juga menemukan sejumlah barang bukti, termasuk sebuah ponsel dan secarik kertas berisi pesan terakhir yang diduga ditulis EN untuk suaminya. Barang-barang tersebut kini diamankan untuk pendalaman lebih lanjut.

Ketiga jenazah dibawa ke Rumah Sakit Sartika Asih Bandung untuk menjalani autopsi. Hingga kini, polisi masih memeriksa sejumlah saksi dan menelusuri motif di balik peristiwa tragis ini. Dugaan sementara, kasus ini bisa merupakan bunuh diri yang didahului pembunuhan, namun penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan. (*)

Baca Juga :  Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis di Bekasi, Sinergi Bersama Raih Generasi Emas

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *