CIREBON, GM – Berdasarkan hasil sidang isbat yang ditetapkan Kementerian Agama, Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Idul Fitri identik dengan kebahagiaan, kebersamaan, dan momen pulang ke rumah untuk berkumpul bersama keluarga. Namun, di balik sukacita itu, ada sosok-sosok yang dengan penuh dedikasi memilih tetap bertugas, memastikan perjalanan jutaan pemudik berlangsung aman, nyaman, dan lancar.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) menunjukkan komitmen nyata dalam menghadirkan pelayanan terbaik selama masa Angkutan Lebaran 2026.
Pekerja KAI tetap memberikan pelayanan terbaik di masa libur Lebaran. Pekerja yang terkait operasional tidak mendapatkan libur Lebaran dikarenakan harus mengutamakan pelayanan. Mereka adalah para masinis yang setia di ruang kendali lokomotif, Kondektur yang menjaga ketertiban dan kenyamanan penumpang selama perjalanan, Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska) yang menjaga keamanan, Teknisi kereta api (TKA) yang menjaga agar perjalanan tak mendapat kendala teknis, penjaga perlintasan (PJL) yang memastikan keselamatan di setiap perlintasan sebidang, petugas pemeriksa jalan rel (PPJ) yang siaga memantau prasarana/rel sesuai dengan standartnya, hingga petugas pengatur perjalanan kereta api (PPKA) yang memastikan operasional stasiun tetap terjaga, serta pekerja teknis lainnya yang bekerja di balik layar.
Pemandangan berbeda juga terasa di stasiun-stasiun kereta api selama masa mudik Lebaran. Pelayanan tidak hanya terpusat di ruang layanan pelanggan, tetapi hadir lebih dekat di tengah-tengah penumpang. Petugas Customer Service Mobile (CSM) tampak berkeliling stasiun, menyapa pelanggan, memberikan informasi perjalanan, membantu pencetakan boarding pass, hingga memandu penumpang menuju rangkaian kereta yang akan diberangkatkan.
Di area stasiun, petugas Attendant Parkir serta Customer Service Parking Excellent turut mengambil peran penting. Mereka dengan sigap mengatur arus kendaraan, membantu proses drop off, serta mengurai antrean demi menjaga kelancaran lalu lintas di lingkungan stasiun.
Keramahan dan kesigapan menjadi bagian dari pelayanan yang dirasakan langsung oleh para pemudik sejak pertama kali tiba.
Tak kalah penting, petugas Customer Service Kebersihan dan Keindahan (CS K2) hadir memberikan edukasi perjalanan yang ramah lingkungan. Dengan pendekatan yang humanis dan persuasif, mereka mengajak pelanggan untuk menjaga kebersihan stasiun, memilah sampah sesuai kategori, menggunakan tumbler pribadi guna mengurangi sampah plastik, memanfaatkan fasilitas boarding pass face recognition untuk mengurangi penggunaan kertas, serta mengenalkan fasilitas water station yang tersedia di stasiun.
Keberadaan para petugas layanan ini menjadi bagian penting dalam meningkatkan kenyamanan dan kepuasan pelanggan, terutama di tengah lonjakan volume penumpang selama Angkutan Lebaran 2026. Keramahan dan kesiapsiagaan para pekerja KAI pun dirasakan langsung oleh para pemudik.
Salah satunya disampaikan oleh Ahmad (45), pemudik tujuan Surabaya, yang mengaku terharu dengan pelayanan petugas di stasiun.
“Saya melihat langsung petugas tetap tersenyum dan sigap membantu, padahal ini hari Lebaran. Rasanya seperti dilayani keluarga sendiri. Semoga ini menjadi amal ibadah bagi mereka,” ujarnya.
Hal senada diungkapkan Siti Nurhayati (38), pelanggan yang mudik bersama anak-anak. Ia mengapresiasi kehadiran petugas yang aktif mendampingi penumpang. “Kami sangat terbantu, terutama saat mencari peron dan masuk ke kereta. Pelayanannya humanis dan penuh kesabaran. Di hari raya seperti ini, itu sangat berarti,” tuturnya.
“KAI memahami bahwa Lebaran adalah momen suci untuk berkumpul bersama keluarga. Namun demi memastikan keselamatan dan kenyamanan pelanggan, insan KAI tetap hadir dan melayani. Ini adalah bentuk pengabdian dan tanggung jawab yang kami jaga dengan sepenuh hati,” ujar Manager Humas Daop 3 Cirebon Muhibbuddin.
Dedikasi para pekerja KAI yang tetap bertugas di Hari Raya menjadi bukti bahwa di setiap perjalanan mudik yang selamat, ada pengorbanan, profesionalisme, dan ketulusan dalam melayani negeri. (Yus)






