SUBANG, GM – Rekayasa lalu lintas berupa sistem contra flow diberlakukan di ruas Tol Cipali pada arus balik H+4 Lebaran 2026, Kamis (26/3/2026) sore. Langkah ini diambil untuk mengurai kepadatan yang terjadi di sejumlah titik menuju arah Jakarta.
Contra flow diterapkan di KM 169 hingga KM 162 arah Jakarta mulai pukul 17.30 WIB. Kebijakan ini diberlakukan berdasarkan diskresi kepolisian dengan mempertimbangkan volume kendaraan di lapangan.
Penerapan rekayasa ini diharapkan mampu mempercepat penguraian kepadatan serta menjaga kelancaran arus balik menuju Jakarta. Selama pemberlakuan, pengguna jalan diimbau mematuhi arahan petugas di lapangan serta mengikuti rambu-rambu yang telah dipasang demi keselamatan bersama.
Sementara itu, berdasarkan data Astra Tol Cipali hingga pukul 17.00 WIB, arus lalu lintas secara umum terpantau ramai lancar, meskipun masih terdapat kepadatan di sekitar KM 188, KM 175, dan KM 164.
Tercatat sebanyak 48 ribu kendaraan melintasi eks Gerbang Tol Cikopo menuju Jakarta. Jumlah tersebut lebih rendah 37 persen dibandingkan periode yang sama pada hari sebelumnya, dengan rata-rata volume mencapai 2.800 kendaraan per jam.
Sedangkan sebanyak 16 ribu kendaraan terpantau melintas menuju arah Cirebon. Secara akumulatif, volume lalu lintas mengalami penurunan sekitar 5 persen dibandingkan hari sebelumnya.
Sustainability Management & Corporate Communications Dept. Head Astra Tol Cipali, Ardam Rafif Trisilo, menjelaskan bahwa perlambatan arus dipicu oleh meningkatnya kendaraan yang berhenti di bahu jalan.
“Hal ini umumnya disebabkan gangguan mesin maupun faktor kelelahan pengemudi setelah menempuh perjalanan panjang dari arah Timur,” ujarnya.
Selain itu, pengendara juga diminta tetap waspada, menjaga jarak aman, serta memastikan kondisi fisik dan kendaraan dalam kondisi prima sebelum melanjutkan perjalanan. (Yus)






