Cirebon

Halalbihalal GMI, Wakil Wali Kota Tekankan Peran Strategis Muslimat dalam Pembangunan Sosial

7
×

Halalbihalal GMI, Wakil Wali Kota Tekankan Peran Strategis Muslimat dalam Pembangunan Sosial

Share this article
IMG 20260402 WA0053

CIREBON, GM – Pemerintah Kota Cirebon terus mendorong penguatan peran organisasi kemasyarakatan dalam mendukung pembangunan sosial. Hal tersebut terlihat saat Wakil Wali Kota Cirebon, Siti Farida Rosmawati, menghadiri kegiatan halalbihalal Pengurus Daerah Gerakan Muslimat Indonesia (GMI) Kota Cirebon, Rabu (1/4/2026).

Kehadiran Wakil Wali Kota menjadi wujud apresiasi sekaligus dukungan terhadap kiprah GMI yang selama ini aktif berkontribusi di tengah masyarakat. Dalam sambutannya, ia menyampaikan rasa bangga atas peran nyata GMI yang dinilai tidak hanya berfokus pada kegiatan internal organisasi, tetapi juga telah menjadi mitra strategis pemerintah.

“Saya berdiri di sini dengan rasa bangga dan apresiasi yang amat mendalam. GMI Kota Cirebon bukan sekadar organisasi yang berbasis pada kegiatan internal, tetapi telah menjadi mitra strategis pemerintah melalui berbagai inisiasi program nyata,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi berbagai program yang telah dijalankan, mulai dari majelis ilmu, pemberdayaan ekonomi perempuan, hingga aksi sosial yang langsung menyentuh masyarakat. Menurutnya, gerakan tersebut turut menjaga nilai-nilai kemanusiaan tetap hidup di Kota Cirebon.

“Saya sangat mengapresiasi kerja keras Ibu-ibu dalam menggerakkan majelis ilmu, pemberdayaan ekonomi perempuan, hingga aksi sosial yang langsung menyentuh masyarakat bawah. Inisiasi-inisiasi inilah yang menjaga denyut nadi kemanusiaan di Kota Cirebon tetap hidup,” lanjutnya.

Lebih jauh, Wakil Wali Kota menyoroti tantangan zaman yang semakin kompleks, seperti pergeseran nilai moral di era digital hingga persoalan kesehatan keluarga, termasuk stunting dan ketahanan pangan. Ia menilai, GMI memiliki peran penting dalam menjawab tantangan tersebut.

“Saya memandang GMI sebagai benteng ketahanan keluarga. Ketika ibu-ibu di GMI bergerak mengedukasi masyarakat tentang pola asuh yang islami dan kemandirian ekonomi, maka sesungguhnya sedang membangun fondasi masa depan Kota Cirebon,” ungkapnya.

Baca Juga :  Kodim 0614/Kota Cirebon Bersama Mahasiswa UM Ahmad Dahlan Cirebon Gelar Pelatihan PPBN

Ia menegaskan, Pemerintah Kota Cirebon membutuhkan peran aktif para muslimat untuk masuk ke ruang-ruang keluarga, menanamkan nilai-nilai kebaikan yang tidak dapat dijangkau hanya melalui kebijakan formal. Oleh karena itu, ia mengajak GMI untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah.

“Mari kita padukan dengan program pemerintah daerah agar dampaknya lebih luas dan berkelanjutan. Saling menguatkan berarti saling mengisi kekurangan satu sama lain demi kemaslahatan umat,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua GMI Kota Cirebon, Ana Histiana Sidik, menyampaikan bahwa GMI hadir dengan visi besar dalam melindungi keluarga, khususnya perempuan dan anak, melalui penguatan nilai keimanan serta ketahanan sosial.

“Visi kami adalah melindungi keluarga dengan membentengi iman, terutama ibu dan anak-anak dari berbagai tantangan zaman, serta memperjuangkan hak perempuan dan anak sesuai dengan syariat Islam,” jelas Ana.

Ia menambahkan, GMI juga berkomitmen memperkokoh persatuan perempuan sebagai bagian penting dalam menjaga keutuhan bangsa. Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai kegiatan keagamaan dan sosial yang dilaksanakan secara konsisten.

“Melalui misi kami, GMI berupaya melaksanakan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari, baik secara pribadi maupun dalam kehidupan bermasyarakat, agar mendapatkan rida Allah SWT,” lanjutnya.

Ana juga menjelaskan bahwa kepengurusan GMI Kota Cirebon terdiri dari berbagai latar belakang profesi, mulai dari akademisi, pendidik, ustazah, tokoh politik lintas partai, ASN, hingga aktivis. Keberagaman ini menjadi kekuatan dalam menjalankan program-program organisasi.

Dalam momentum Ramadan sebelumnya, GMI turut menggelar aksi sosial dengan membagikan takjil di sejumlah titik serta menyalurkan bantuan kepada masyarakat, khususnya tetangga terdekat dari para pengurus.

“Kami menekankan kepedulian dari lingkungan terdekat. Setiap pengurus turut berbagi kepada tetangga sekitar. Pada kegiatan kali ini, sebanyak 80 orang menerima bingkisan sebagai bentuk kepedulian kami,” ungkapnya. (Yus)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *