MAJALENGKA, GM – Kabupaten Majalengka pasca berdirinya Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) tampaknya tidak hanya menjadi tujuan investasi para pengusaha yang bergerak di bidang industri dan perdagangan, tetapi juga bidang pendidikan tinggi.
Hal itu terlihat dengan terus bermunculannya perguruan tinggi di daerah yang dikenal dengan sebutan Kota Angin ini, seperti dengan berdirinya universitas baru yakni Universitas Sindang Kasih Majalengka dan akan segera menyusul hadirnya perguruan tinggi Islam yakni Institut Agama Islam (IAI) Nusintama.
Mulai tahun akademik 2025/2026 perguruan tinggi Islam di bawah naungan Yayasan Sindang Kasih Majalengka tersebut memastikan diri sudah bisa menerima calon mahasiswa baru.
Kepastian tersebut setelah rangkaian proses perizinan dan pendiriannya dilakukan seperti halnya Visitasi lapangan dari Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) dan Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Tinggai (BAN PT) pada Jumat (21/11/2025).
Dewan Pembina Yayasan Sindang Kasih Majalengka, Prof Dr H Cecep Sumarna, M.Ag usai mengikuti visitasi lapangan IAI Nusintama mengatakan, kehadiran IAI Nusintama di Kabupaten Majalengka tepatnya di Kecamatan Kasokandel bertujuan untuk membantu memudahkan masyarakat Majalengka dan sekitarnya dalam mengakses pendidikan tinggi di bidang agama Islam.
Dengan hadirnya perguruan tinggi Islam ini tentunya akan semakin menambah khazanah keilmuan bagi masyarakat sekitar dalam memperdalam ilmu pengetahuan bidang agama Islam sehingga tidak perlu jauh pergi ke daerah lain karena cukup kuliah di daerah sendiri.
“Alhamdulillah, tim Visitasi dari Diktis dan BAN PT telah melakukan visitasi sebagai wujud keseriusan kami untuk menghadirkan perguruan tinggi agama Islam di Majalengka. Melalui IAI Nusintama ini untuk sementara kami baru akan menghadirkan dua fakultas dengan empat program studi yang tentunya belum ada di perguruan tinggi wilayah Kabupaten Majalengka,” jelas Prof Dr H Cecep Sumarna, M.Ag. Kepada awak media.
Dijelaskan guru besar bidang Ilmu Filsafat tersebut, program studi yang akan dibuka di IAI Nusintama ini antara lain adalah S1 Bimbingan Konseling Pendidikan Islam (BKPI), Manajemen Haji dan Umroh (MHU), Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) dan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI).
Untuk sementara waktu IAI Nusintama akan menempati gedung yang ada di lingkungan Universitas Sindang Kasih (USK) Majalengka sehingga para mahasiswanya dapat belajar berdampingan dengan sivitas akademika perguruan tinggi yang sudah ada.
Dengan hadirnya perguruan tinggi Islam kata Prof Cecep, masyarakat sekitar Kabupaten Majalengka, Sumedang, Indramayu dan sekitarnya yang ingin meraih gelar di bidang pendidikan Islam dan ilmu keislaman dapat meraihnya di IAI Nusintama.
Keberadaan perguruan tinggi yang kampusnya berada di jalur jalan utama Cirebon dan Bandung, sangat mudah diakses seluruh lapisan masyarakat yang ada di wilayah Ciayumajakuning dan Sumedang plus Subang bahkan sekitar Bandung, Garut, Tasik dan Ciamis karena jalur lalulintasnya mudah dan dekat. (Eko)






