KUNINGAN, GM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Kantor OJK Cirebon memperkuat peran pembiayaan sebagai penggerak ekonomi rakyat dengan menyatukan Pemerintah Kabupaten Kuningan dan seluruh pelaku industri jasa keuangan dalam upaya memperluas penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR). Langkah ini dipimpin langsung oleh Kepala Kantor OJK Cirebon Agus Muntholib dan dihadiri Bupati Kabupaten Kuningan Dian Rachmat Yanuar, didampingi Sekertaris Daerah dans Asisten Daerah (Asda) serta jajaran perangkat daerah terkait, serta seluruh Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK) yang beroperasi di wilayah Kuningan.
Pertemuan tersebut menjadi ruang dialog kebijakan antara regulator, pemerintah
daerah, dan industri jasa keuangan untuk memastikan pembiayaan UMKM tidak
hanya meningkat dari sisi penyaluran, tetapi juga benar-benar menjangkau pelaku
usaha kecil dan mikro yang menjadi tulang punggung ekonomi daerah. OJK Cirebon
menilai, penguatan akses pembiayaan UMKM merupakan prasyarat penting bagi
pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Kepala Kantor OJK Cirebon Agus Muntholib menyampaikan bahwa keterlibatan
seluruh PUJK dalam satu forum bersama pemerintah daerah merupakan bentuk
konkret pendekatan kolaboratif yang diinisiasi OJK.
“OJK mendorong KUR sebagai kebijakan afirmatif yang berpihak pada UMKM dan
ekonomi rakyat. Dengan menyatukan pemerintah daerah dan seluruh PUJK,
pembiayaan UMKM diharapkan tidak berjalan sendiri-sendiri, tetapi terkoordinasi, tepat sasaran, dan berkelanjutan,” ujar Agus Muntholib. Selasa (27/1/2026).
Menurut OJK Cirebon, keterlibatan seluruh PUJK dalam satu forum bersama
pemerintah daerah menjadi kunci untuk memperluas jangkauan pembiayaan,
sekaligus menjaga kualitas kredit agar UMKM tumbuh secara sehat dan berkelanjutan. Pendekatan kolaboratif ini juga diharapkan mampu menjawab tantangan keterbatasan akses permodalan yang masih dihadapi sebagian pelaku usaha kecil di daerah.
Bupati Kabupaten Kuningan Dian Rachmat Yanuar menyambut baik langkah OJK
Cirebon yang mendorong sinergi lintas sektor tersebut.
“UMKM adalah tulang punggung ekonomi rakyat Kuningan. Pemerintah daerah
berkomitmen mendukung penguatan data UMKM, pendampingan usaha, dan kolaboras dengan OJK serta pelaku jasa keuangan agar pembiayaan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” kata Dian.
Ke depan, OJK Cirebon akan terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah dan seluruh PUJK melalui monitoring dan evaluasi penyaluran KUR. Upaya in diharapkan mampu menjadikan pembiayaan UMKM sebagai motor penggerak ekonomi daerah yang inklusif, sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat di Kabupaten Kuningan. (Yus)






