Cirebon

Pemkot Cirebon Jalin Kerja Sama Strategis dengan Kemenhub dan Siapkan SDM Transportasi Profesional

3
×

Pemkot Cirebon Jalin Kerja Sama Strategis dengan Kemenhub dan Siapkan SDM Transportasi Profesional

Share this article
IMG 20260410 WA0046

CIREBON, GM – Pemerintah Kota Cirebon terus berupaya memperkuat kualitas pelayanan publik, salah satunya melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia di sektor transportasi. Upaya tersebut diwujudkan melalui kerja sama strategis dengan Kementerian Perhubungan Republik Indonesia yang difokuskan pada pengembangan SDM perhubungan yang kompeten dan berdaya saing.

Kesepakatan ini ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Perhubungan dengan Pemerintah Kota Cirebon. MoU tersebut menitikberatkan pada pengembangan SDM melalui jalur pendidikan dan pelatihan vokasi yang terarah dan berkelanjutan.

Tidak hanya itu, kerja sama juga diperkuat melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Politeknik Transportasi Darat Indonesia–STTD dengan Pemerintah Kota Cirebon. PKS ini secara khusus mengatur pemenuhan serta pengembangan kebutuhan tenaga profesional di bidang transportasi darat, yang menjadi salah satu sektor vital dalam mendukung mobilitas dan pertumbuhan kota.

Penandatanganan kedua kesepakatan tersebut dilaksanakan di Politeknik Ilmu Pelayaran (PPI) Semarang, Kamis (9/4/2025).

Momentum ini bertepatan dengan pelaksanaan Wisuda ke-102 dan Pelepasan Perwira Transportasi Laut, sehingga menjadi bagian dari rangkaian kegiatan yang sarat makna dalam dunia pendidikan transportasi nasional.

Acara tersebut turut disaksikan oleh Wakil Menteri Perhubungan Republik Indonesia, Komjen Pol (Purn) Suntana, yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas partisipasi pemerintah daerah dalam mendukung penguatan SDM transportasi di Indonesia.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada para kepala daerah atau yang mewakili atas kehadirannya dalam rangkaian penandatanganan MoU dan PKS. Ini merupakan langkah penting dalam mendukung penguatan kinerja pemerintah daerah melalui pola pembibitan. Harapannya, program ini dapat berjalan optimal dan mampu melahirkan ASN di bidang transportasi yang unggul dan profesional,” ungkapnya.

Baca Juga :  Wakil Ketua DPRD Kota Cirebon Minta Perbaikan, Mengenai Kinerja Perusahaan Daerah Dinilai Belum Maksimal

Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, menilai kerja sama ini sebagai langkah konkret yang sejalan dengan kebutuhan daerah dalam menyiapkan SDM transportasi yang mumpuni di masa mendatang. Menurutnya, kualitas SDM menjadi kunci utama dalam menghadapi tantangan sektor transportasi yang semakin kompleks.

“Kerja sama ini merupakan langkah nyata dalam mempersiapkan SDM transportasi yang kompeten dan profesional. Kami berharap melalui pola pembibitan ini, putra-putri terbaik Kota Cirebon dapat memperoleh pendidikan vokasi yang berkualitas, dan setelah lulus dapat kembali mengabdi sebagai ASN di lingkungan Pemerintah Kota Cirebon,” ujarnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perhubungan Kota Cirebon, Ujianto, menjelaskan bahwa kerja sama ini berangkat dari kebutuhan riil pemerintah daerah dalam menjawab tantangan sektor transportasi ke depan yang semakin dinamis.

Ia menyebutkan bahwa melalui kesepakatan bersama antara BPSDM Kementerian Perhubungan dan Pemerintah Kota Cirebon, pola pembibitan menjadi salah satu solusi strategis untuk mencetak tenaga profesional di bidang transportasi, khususnya melalui lembaga pendidikan seperti Politeknik Transportasi Darat Indonesia.

“Alhamdulillah, ini menjadi langkah penting karena ke depan kita membutuhkan tenaga yang memiliki kompetensi khusus di bidang transportasi. Salah satu institusi yang mencetak tenaga tersebut adalah Politeknik Transportasi Darat Indonesia,” jelasnya.

Lebih lanjut, Ujianto mengungkapkan bahwa berdasarkan peta jabatan dan kebutuhan organisasi, Pemerintah Kota Cirebon memproyeksikan kebutuhan sekitar 10 tenaga ahli di bidang transportasi dalam kurun waktu lima tahun ke depan.

“Kami telah memetakan kebutuhan SDM, dan dalam lima tahun ke depan diperkirakan membutuhkan sekitar 10 orang tenaga di bidang transportasi. Nantinya, putra-putri Kota Cirebon yang berminat dapat mengikuti seleksi melalui pola pembibitan ini setelah lulus SMA,” tambahnya.

Baca Juga :  Diduga Akibat Konsleting Listrik Rumah di Bandengan Terbakar, Jajaran Polsek Mundu Terjun ke Lokasi Kebakaran

Melalui skema tersebut, para peserta yang berhasil lolos seleksi akan mendapatkan kesempatan untuk menempuh pendidikan di Politeknik Transportasi Darat Indonesia. Setelah menyelesaikan pendidikan, mereka akan diangkat sebagai ASN dan ditempatkan di lingkungan Pemerintah Kota Cirebon, khususnya di Dinas Perhubungan.

Kerja sama ini diharapkan tidak hanya mampu menjawab kebutuhan SDM secara kuantitas, tetapi juga meningkatkan kualitas layanan transportasi di Kota Cirebon.

“Dengan SDM yang terdidik dan profesional, sektor transportasi diharapkan semakin mampu mendukung mobilitas masyarakat serta pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan,” tutur Ujianto. (Yus)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *