Cirebon

Wakil Menteri Lingkungan Hidup RI Apresiasi Stasiun Cirebon dalam Pengelolaan Sampah

1
×

Wakil Menteri Lingkungan Hidup RI Apresiasi Stasiun Cirebon dalam Pengelolaan Sampah

Share this article
IMG 20260314 WA0071

CIREBON, GM – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 3 Cirebon terus meningkatkan pengelolaan lingkungan di area stasiun, khususnya dalam pengelolaan sampah di Stasiun Cirebon menjelang arus mudik Lebaran 2026. Upaya tersebut juga mendapat perhatian dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) yang meninjau langsung kesiapan pengelolaan sampah di stasiun tersebut.

Wakil Menteri Lingkungan Hidup, Diaz Hendropriyono menyampaikan bahwa peningkatan mobilitas masyarakat selama periode mudik berpotensi menimbulkan akumulasi sampah yang lebih besar sehingga diperlukan sistem pengelolaan yang lebih optimal.

“Kami dari KLH ingin fokus pada pengolahan sampah, karena saat mudik pasti akan ada akumulasi sampah yang lebih banyak,” kata Diaz saat meninjau kondisi di Stasiun Cirebon, Sabtu (14/3/2026).

Wamen LH Diaz menjelaskan, lonjakan jumlah penumpang selama periode mudik dapat meningkatkan volume sampah di area stasiun, sehingga diperlukan pengelolaan yang lebih baik untuk mengantisipasi hal tersebut.

Menurut Diaz, fasilitas pengelolaan sampah yang disiapkan KAI Daop 3 Cirebon di Stasiun Cirebon menunjukkan kemajuan dibandingkan sebelumnya, salah satunya melalui pembangunan fasilitas pemilahan sampah berukuran 30 x 6 meter yang digunakan untuk memilah sampah sebelum dikirim ke tempat pembuangan akhir (TPA).

“Sekarang sudah ada fasilitas gedung untuk pemilahan sampah. Kami juga berdiskusi bagaimana pengelolaan sampah di sini bisa lebih optimal,” ujarnya.

Diaz juga menyebutkan bahwa karakteristik sampah di kawasan stasiun umumnya didominasi oleh sampah anorganik dibandingkan sampah organik. Oleh karena itu, Diaz mendorong adanya kerja sama dengan bank sampah di wilayah Cirebon agar sampah yang masih memiliki nilai ekonomi dapat dimanfaatkan kembali.

“Untuk sampah yang masih punya nilai tinggi bisa diambil oleh bank sampah, sedangkan yang nilai ekonominya rendah baru dibawa ke TPA,” katanya.

Baca Juga :  Pawai Ta’aruf Awali MTQ Ke-57 Kota Cirebon, Wujudkan Semangat Syiar Al-Qur’an

Langkah tersebut diharapkan dapat membantu mengurangi volume sampah yang masuk ke TPA milik Pemerintah Kota Cirebon yang saat ini tengah berproses beralih dari sistem open dumping (pengelolaan sampah dengan membuang di lahan terbuka tanpa pemilahan, pengelolaan, dan penutupan tanah) menuju sanitary landfill (pengelolaan sampah dengan menimbun sampah di area cekung, memadatkannya, lalu menutup dengan tanah untuk mencegah pencemaran air tanah, udara, dan tanah).

Selain fasilitas pemilahan sampah, Diaz juga meninjau penyediaan Drinking Water Statuon atau Dispenser Air Minum yang terdapat di beberap stasiun wilayah Daop 3 Cirebon, salah satunya di Stasiun Cirebon. Dispenser tersebut dapat dimanfaatkan oleh penumpang untuk mengisi ulang air minum.

“Kalau masyarakat membawa tumbler milik pribadi, nanti bisa mengisi air minum secara gratis sehingga mengurangi sampah plastik,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin mengatakan pihaknya terus meningkatkan kualitas layanan dengan menekankan aspek kebersihan, kesehatan, dan kenyamanan bagi para pelanggan.

“Kami ingin stasiun menjadi ruang publik dengan pengelolaan sampah yang ideal sehingga bisa menjadi contoh bagi ruang publik lainnya,” ungkap Bobby.

Bobby menyampaikan bahwa pengelolaan sampah di stasiun merupakan bagian dari komitmen KAI dalam mendukung pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan sekaligus memberikan kenyamanan bagi para pelanggan.

KAI Daop 3 Cirebon juga mengajak masyarakat untuk turut berpartisipasi menjaga kebersihan lingkungan stasiun dengan membuang sampah pada tempatnya sesuai dengan jenis sampahnya yaitu sampah Organik, Anorganik, dan B3 serta mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dengan menggunakan alat makan atau keperluan lainnya yang dapat digunakan berulangkali salah satunya menggunakan tumbler minuman dengan memanfaatkan fasilitas pengisian air minum yang tersedia di stasiun.

Baca Juga :  Wakil Wali Kota Hadiri Acara Malam Cap Go Meh 2577 Digelar di Vihara Dewi Welas Asih

Dengan berbagai langkah tersebut, Stasiun Cirebon diharapkan dapat menjadi contoh pengelolaan lingkungan yang baik di ruang publik, khususnya dalam pengelolaan sampah di kawasan transportasi. (Yus)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *