Cirebon

Tingkatkan Keselamatan dan Kelancaran Mobilitas, KAI Daop 3 Cirebon Dukung Peningkatan Underpass BH 421

6
×

Tingkatkan Keselamatan dan Kelancaran Mobilitas, KAI Daop 3 Cirebon Dukung Peningkatan Underpass BH 421

Share this article
IMG 20260430 WA0007

CIREBON, GM – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 3 Cirebon menegaskan komitmennya dalam menjamin keselamatan perjalanan kereta api sekaligus mendukung mobilitas masyarakat Indramayu. Hal ini diwujudkan melalui dukungan terhadap proyek peningkatan pembangunan Underpass BH 421 yang berlokasi di KM 177+975, Jalan Tentara Pelajar, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu.

Langkah strategis ini merupakan hasil kolaborasi antara Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Kabupaten Indramayu, dan KAI. Proyek ini tidak hanya bertujuan memodernisasi infrastruktur, tetapi juga untuk memperkuat aspek keselamatan operasional kereta api serta mengurangi simpul kemacetan dikawasan tersebut.

Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, menjelaskan bahwa peningkatan kapasitas underpass ini adalah langkah krusial untuk menciptakan ekosistem transportasi yang lebih aman.

“Keselamatan adalah prioritas utama baik bagi perjalanan kereta api maupun bagi masyarakat pengguna jalan raya. Pembangunan Underpass Jatibarang ini adalah ikhtiar kita bersama untuk menghilangkan titik rawan kemacetan dan potensi bahaya di perlintasan, sehingga arus logistik dan mobilitas warga tetap terjaga kelancarannya,” ujar Muhibbuddin. Kamis (30/4/2026).

Rencana peningkatan Underpass BH 421 akan membawa perubahan signifikan pada aksesibilitas wilayah tersebut. Struktur jalan akan diperlebar masing-masing 15 meter ke arah kanan dan kiri, serta 50 meter ke arah utara dan selatan. Selain perluasan jalur menjadi dua lajur, ketinggian terowongan juga akan ditambah untuk mengakomodasi kendaraan yang lebih besar agar tidak lagi terjadi kendala teknis saat melintas.

Selama tahap perencanaan, KAI Daop 3 Cirebon terus melakukan koordinasi intensif dengan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari Dishub, Kepolisian, hingga TNI, guna memastikan proses pembangunan berjalan selaras dengan standar keselamatan operasional kereta api.

Baca Juga :  Refleksi Hari Bhayangkara ke-79, Menyatukan Langkah dalam Harmoni Pengabdian dan Kepercayaan

Menyadari bahwa pembangunan ini bersinggungan dengan ruang hidup masyarakat, KAI dan Pemerintah Kabupaten Indramayu mengedepankan pendekatan yang humanis kepada masyarakat khususnya penghuni yang menempati aset KAI, dimana proyek ini mencakup area aset KAI seluas kurang lebih 2.828 m^2 yang berdampak pada 15 hunian warga serta akses jalan.

“Kami sangat mengapresiasi kerja sama dari warga dan pemerintah daerah. Dukungan terhadap modernisasi infrastruktur ini adalah investasi jangka panjang untuk keselamatan kita semua.

KAI akan terus bersinergi agar berjalan harmonis, aman, dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat Indramayu,” tutup Muhibbuddin. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *