CIREBON, GM – Lembaga Dakwah Komunitas Pimpinan Wilayah Jawa Barat kembali memperkuat memperkuat gerakan dakwah di Jawa Barat, tepatnya zona IV mencakup Kota dan Kabupaten Cirebon, Kabupaten Indramayu dan Kabupaten Kuningan yang dipusatkan di Kabupaten Cirebon. Hal tersebut secara teknis diwujudkan dalam bentuk kunjungan kerja yang dipusatkan di Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) pada Sabtu (9/5/2026).
Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Dr. Zaini Abdul Malik (Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Barat) selaku fasilitator bidang LDK. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Rektor Universitas Muhammadiyah Cirebon, Arif Nurudin, M.T., serta Ketua LDK PWM Jawa Barat, KH. Saud Efendi.
Turut hadir jajaran pleno Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Cirebon, di antaranya Novan Hardiyanto, M.M., Drs. H. Waro’i, Drs. H. Mukti, dan Assoc. Prof. Dr. Arief Hidayat Afendi, M.Ag. Hadir pula perwakilan LDK dari Zona IV yang meliputi Kota dan Kabupaten Cirebon, Kabupaten Indramayu, dan Kabupaten Kuningan.
Kegiatan ini menegaskan pentingnya penguatan dakwah berbasis komunitas sebagai strategi menghadapi tantangan sosial masyarakat yang semakin kompleks. Dakwah tidak hanya dipahami sebagai aktivitas ceramah keagamaan, tetapi juga harus hadir dalam bentuk pemberdayaan sosial, pembinaan masyarakat, dan solusi atas berbagai persoalan umat.
Kegiatan tersebut difokuskan pada penguatan sinergi, kolaborasi, dan koordinasi program dakwah komunitas antar-LDK di wilayah Jawa Barat. Melalui forum tersebut, peserta berdiskusi mengenai pengembangan program strategis, pemetaan potensi dakwah di masing-masing daerah, serta penguatan jaringan dakwah berbasis masyarakat.
Selain forum diskusi dan koordinasi, kegiatan juga menjadi ajang silaturahim antarlembaga Muhammadiyah dan penguatan ukhuwah antaraktivis dakwah komunitas. Berbagai program sosial-keagamaan turut dibahas sebagai bagian dari realisasi gerakan dakwah yang lebih menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung.
“Dakwah komunitas harus mampu hadir di tengah masyarakat dengan pendekatan yang humanis, solutif, dan berkelanjutan. Kolaborasi antarlembaga menjadi kunci utama agar program dakwah Muhammadiyah dapat berjalan lebih efektif dan memberikan dampak nyata bagi umat,” ungkap Ketua LDK PWM Jawa Barat, KH. Saud Efendi dalam sambutannya.
Sementara itu, pihak Universitas Muhammadiyah Cirebon menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut dan berharap kampus Muhammadiyah dapat terus menjadi pusat pengembangan dakwah, pendidikan, serta pemberdayaan masyarakat.
Melalui kunjungan kerja ini, LDK PWM Jawa Barat berharap terbangun konsolidasi organisasi yang semakin kuat, sehingga gerakan dakwah komunitas Muhammadiyah di Jawa Barat dapat berkembang lebih progresif, adaptif, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat di berbagai sektor kehidupan. (SK)






