Cirebon

Ratusan Warga Perumnas Arumsari Tunaikan Shalat Iduladha di Masjid Maslicha dan sekitarnya

20
×

Ratusan Warga Perumnas Arumsari Tunaikan Shalat Iduladha di Masjid Maslicha dan sekitarnya

Share this article
IMG 20260527 WA0010
Foto : Istimewa/GM

CIREBON, GM – Di pagi yang sejuk, Rabu 10 Zulhijjah 1447 H, bertepatan dengan 27 Mei 2026, kita umat Islam di seluruh dunia dengan penuh keikhlasan, kebersamaan dan kekhusyuan melaksanakan shalat Iduladha sebagai manifestasi dari keimanan dan ketakwaan kepada Allah.

Kita gemakan takbir, tahmid dan tasbih juga tahlil sebagai ungkapan rasa syukur atas semua nikmat yang Allah berikan sekaligus pengakuan yang kokoh bahwa satu-satunya Tuhan yang kita sembah hanyalah Allah, bukan untuk selain-Nya.

Setiap Iduladha tiba, kita tidak bisa dipisahkan dari tiga ibadah yang dapat meningkatkan ketakwaan kita kepada Allah, yaitu Shalat Iduladha, Qurban dan Ibadah Haji. Hal tersebut terungkap dalam khutbah Iduladha 1447 yang disampaikan oleh H. Suwaryo, MM. di Masjid Maslicha, Kompleks Perumnas Arumsari, Talun, Cirebon, Rabu (27/5/2026), pagi.

“Ketiga ibadah tersebut mengandung banyak nilai dan hikmah yang mampu menjadikan diri kita pribadi yang lebih baik dan semakin dicintai oleh Allah,” ungkap H. Suwaryo, MM. pada khutbahnya.

Pada momentum Iduladha, lanjut dia, sebagian dari saudara kita di seluruh dunia menunaikan ibadah haji di tanah suci. Mereka meninggalkan keluarga dan harta yang mereka cintai dan sayangi, memasrahkan semuanya hanya kepada Allah. Mereka mereka merelakan diri untuk mengeluarkan biaya yang begitu besar menuju ke Baitullah untuk melaksanakan rukun Islam yang ke-5 yakni ibadah haji.

“Bahkan mereka juga berkorban banyak waktu, menanti antrian selama sekian tahun, namun tetap bersabar dan penuh pengorbanan demi mendapat kesempatan untuk beribadah haji. Selain itu, kita yang tidak berkesempatan ke tanah suci pun, selain shalat Iduladha juga tetap bisa menjalankan ibadah qurban,” ungkapnya.

Menurut dia, selain memiliki dimensi vertikal mendekatkan diri kepada Allah, Qurban juga memiliki dimensi sosial yakni berbagi pada sesama. Semuanya sebagai wujud penghambaan dan kepasrahan kepada Allah. Dimensi ini merupakan manifestasi dari keyakinan yang kokoh kepada Allah dan ajaran-Nya serta kesungguhan kita untuk tingkatkan kepedulian sekaligus berbagi pada sesama.

Baca Juga :  Wakil Wali Kota Cirebon Meninjau Langsung Penyerapan Gabah Petani Larangan

“Kita harus yakin bahwa dengan kepasrahan diri dan berqurban harta kita di jalan Allah, maka Allah pasti menggantikannya dengan yang lebih baik,” ungkapnya.

Rangkaian shalat Iduladha yang diimami oleh Bapak Suherman ini dilengkapi oleh kegiatan pemotongan hewan qurban dari para jamaah yang diserahkan kepada DKM Maslicha dan Panitia Qurban tahun 2026 yang dibagikan kepada warga sekitar. (Syam)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *