MAJALENGKA, GM – Kehadiran Anggota DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Ujang Bey, SIP. MIP ke Kabupaten Majalengka menjadi berkah bagi para petani Desa Tanjungsari, Kecamatan Leuwimunding, Kabupaten Majalengka yang tergabung dalam Kelompok Tani (Poktan) Cigula. Meskipun mereka baru kenal dengan Ujang Bey dan belum pernah dijanjikan untuk dibantu, Poktan Cigula menerima bantuan satu unit Traktor guna membantu usaha pertanian para petani tersebut.
Penyerahan bantuan Traktor dilakukan langsung Ujang Bey kepada Ketua Kelompok Tani Cigula, Suryo dan disaksikan langsung anggotanya yang terdiri dari Bapak-bapak dan ibu-ibu yang berkumpul di rumah salah satu warga.
Acara penyerahan bantuan Alsintan diawali dengan sambutan penerimaan dari Ketua Poktan Cigula, Suryo dan anggota DPR RI, Ujang Bey serta diankhiri dengan doa, foto bersama dan makan bersama.
Ketua Poktan Cigula.
Suryo dalam sambutannya mengatakan, penyerahan bantuan alat dan mesin pertanian kepada Kelompok Tani Cigula, Desa Tanjungsari, Kecamatan Leuwimunding, Kabupaten Majalengka merupakan rizki yang tak terduga dan sangat besar dari Alloh SWT melalui anggota DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Ujang Bey, SIP.MIP. Meskipun kehadirannya baru pertama kali di Desa Tanjungsari Kecamatan Leuwimunding Kabupaten Majalengka dan belum pernah menjanjikannya saat kampanye pemilihan anggota legislatif, tetapi manfaatnya sudah dirasakan masyarakat khususnya Poktan Cigula.
”Saya sebagai Ketua Poktan Cigula Desa Tanjungsari Kecamatan Leuwimunding Kabupaten Majalengka mengucapkan terimakasih kepada Bapak Ujang Bey SIP MIP atas kunjungan dan bantuan satu unit Traktor kepada kami. Semoga Bapak Ujang Bey sehat selalu dan bisa terus menjadi wakil rakyat yang mampu memperhatikan kebutuhan dan menerima aspirasi rakyat serta dapat memberikan solusi kebutuhan rakyat,” jelas Suryo dalam sambutannya di hadapan Ujang Bey, Ketua DPD Nadem Kabupaten Majalengka Wawan Darmawan beserta jajarannya dan puluhan pengurus dan anggota Poktan Cigula, Sabtu (31/10/2026).
Menurut Suryo, masyarakat khususnya yang tergabung dalam Kelompok Tani Cigula tentunya akan selalu ingat dengan silaturahmi dan kebaikan anggota DPR RI, Ujang Bey yang langsung terjun ke masyarakat. Dan pejabat yang seperti Ujang Bey merupakan pejabat yang diharapkan masyarakat bawah, tidak pernah menjanjikan tetapi tahu dan mau membantu kebutuhan masyarakat bawah.
Sementara itu anggota DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Ujang Bey, SIP, MIP dalam sambutannya mengatakan, dirinya memang baru pertama kali berkunjung ke Kelompok Tani Cigula Desa Tanjungsari, Kecamatan Leuwimunding, Kabupaten Majalengka.
Namun demikian meskipun belum pernah menjanjikan sesuatu, bukan berarti tidak mau peduli kepada masyarakat di bawah, sehingga saat ada kesempatan dan ada peluang untuk membantu, maka bantuan secara langsung diberikan kepada Poktan Cigula.
”Saya mengucapkan terimakasih kepada Bapak-bapak dan ibu-ibu pengurus dan anggota Poktan Cigula yang telah hadir dalam pertemuan acara ini. Semoga kehadiran saya di sini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat para petani khususnya yang membutuhkan bantuan alat pertanian seperti halnya Traktor ini. Mudah-mudahan Traktor yang saya berikan dapat membantu memudahkan para petani dalam menggarap sawah dan dapat meningkatkan hasil pertanian,” jelas Ujang Bey.
Dalam kesempatan acara tersebut, Ujang Bey menceritakan perjalanan hidupnya dari masa sekolah sampai saat ini menjadi anggota DPR RI dari Fraksi Partai NasDem.
Dikatakan Ujang Bey, dirinya juga sama berasal dari keluarga petani yakni dari keluraga seorang petani di daerah Rengasdengklok Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Dari kecil sampai lulus kuliah di salah satu universitas negeri di Semarang, dirinya tidak pernah bercita-cita menjadi seorang anggota DPR seperti saat ini.
Dikatakan Ujang Bey, jangan kan bercita-cita menjadi pejabat anggota DPR RI, untuk melanjutkan kuliah saja dirinya sempat dilarang oleh orangtuanya karena memang ketidakmampuan ekonomi. Hanya saja karena saat lulus SMA kemudian diterima di universitas negeri dan mendapat beasiswa, sehingga akhirnya dapat memperoleh gelar sarjana tanpa harus mengeluarkan biaya besar.
”Bapak-bapak dan ibu-ibu, saya sendiri sama berasal dari keluarga petani seperti bapak-bapak dan ibu-ibu dan hanya tempatnya saja yang beda karena saya dari daerah Rengasdengklok Kabupaten Karawang. Saat saya lulus SMA membawa surat hasil pengumuman penerimaan mahasiswa baru di salahsatu universitas negeri di Semarang ke orang tua saya, bapak saya tidak senang karena mengharapkan saya cepet bekerja dan menghasilkan uang. Tapi takdir berkata lain saat ini tekad saya kuat untuk kuliah sehingga meskipun dengan bekal sangat minim, akhirnya saya bisa kuliah sambil jualan koran, majalah dan usaha lain yang bisa saya lakukan sambil kuliah,” ujar Ujang Bey.
Dikatakan Ujang Bey, dengan kisah perjalanan hidup dirinya dari keluarga tidak mampu dapat berubah menjadi anggota DPR RI, diharapkan mampu menginspirasi masyarakat khususnya para petani Kelompok Tani Cigula.
“Jadi kalau ada anak Bapak-bapak dan ibu-ibu di sini sekolahnya pintar dan memiliki tekad yang kuat untuk melanjutkan pendidikan sampai ke jenjang perguruan tinggi, tolong jangan dilarang ya Pak, ya Bu tapi dorong dan beri motivasi agar dia bisa menjadi sarjana. Sebab, dengan bekal pendidikan tinggi itu akan mampu merubah hidup seseorang meskipun ukuran kesuksesan itu pasti berbeda-beda,” tandas Ujang Bey. (Eko)






