Opini

Jadilah Pencipta Konten Media Online!

39
×

Jadilah Pencipta Konten Media Online!

Share this article
IMG 20260127 WA0000
Foto : Dok/GM

Oleh: Syamsudin Kadir

Penulis Belasan Buku Biografi Tokoh

SUATU ketika, seorang teman mengeluhkan konten media sekarang yang menurutnya semakin didominasi oleh konten buruk. Menurut dia, media terutama media online selalu memproduksi berita dan hal-hal buruk. Mungkin yang dia maksud adalah media sosial. Dimana akhir-akhir ini kerap menjadi panggung bagi konten negatif dan hoaks.

Bagi saya, apa yang dikeluhkan oleh teman tersebut adalah hal yang wajar. Kita sendiri menyaksikan media sosial belakangan ini menjadi media yang aktif dalam berbagai hal. Kalau saja digunakan untuk hal-hal yang konstruktif, saya kira itu sangat baik. Namun bila digunakan hal-hal buruk bahkan kriminalitas, itu tentu bermasalah.

Aktif Menciptakan Konten

Selama satu dekade terakhir, saya aktif menulis artikel untuk berbagai surat kabar dan media online. Belakangan, saya lebih memilih untuk menulis artikel yang dipublikasikan di media online. Selain lebih terjaga dari sisi dokumentasi, publikasi di media online juga lebih mudah untuk diakses oleh pembaca di mana, kapan pun dan tentu saja sesukanya.

Terhitung ada belasan media online yang mempublikasi tulisan saya selama ini, salah satunya adalah Gema Madani. Media yang berpusat di Kota Cirebon, Jawa Barat ini sangat aktif mempublikasi tulisan saya. Hal ini tentu sangat membantu saya dan menambah semangat saya untuk semakin giat dalam menciptakan karya literasi terutama tulisan.

Dalam beberapa kesempatan tulisan saya selalu masuk kategori top nasional di Gema Madani: gemamadani.com. Misalnya pada Jumat 23 Januari 2026 lalu, tiga artikel saya masuk kategori tulisan top nasional. Tiga tulisan yang dimaksud yaitu (1) Jadilah Sahabat Al-Quran, (2) Desakralisasi Gelar dan Profesor Berhala, dan (3) Sehat dan Waras Bermedia Sosial.

Baca Juga :  Shaum 6 Hari Syawal dan Rahmat Allah untuk Para Pendosa

Hal ini menjadi motivasi lanjutan bagi saya untuk terus mengisi media online dengan semangat menyebar dan mengajak pembaca kepada kebaikan. Media online mesti diisi oleh tulisan yang mengajak pada kebaikan. Itulah komitmen saya setelah surat kabar semakin tak diminati oleh pembaca, bahkan sebagian besarnya sudah gulung tikar alias bubar.

Bila selama ini kita merasa media kerap jadi biang masalah dan masih didominasi oleh konten buruk dan negatif, maka jalan keluarnya kita mesti aktif menulis dan mempublikasi konten yang baik dan positif. Kita hanya berhenti sebagai komentator manakala tidak berkontribusi, minimal menyumbangkan tulisan bagi perkembangan media online.

Kita sudah saatnya bertransformasi dari sekadar komentator ke pencipta konten. Hal ini menjadi peluang besar agar kita berkontribusi pada upaya menambah dan memajukan kualitas media online. Semakin sering kita menyumbangkan tulisan, maka media online juga semakin berkualitas dan maju. Insyaa Allah bermanfaat bagi banyak pembaca. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *