SUBANG, GM – Dalam rangka mendukung program pemerintah untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas selama periode arus balik Lebaran 2026, Astra Tol Cipali memberlakukan diskon tarif tol sebesar 30 persen. Potongan tarif ini berlaku mulai Kamis, 26 Maret 2026 pukul 00.00 WIB hingga Jumat, 27 Maret 2026 pukul 24.00 WIB, khusus bagi pengguna jalan yang melakukan perjalanan menerus dari Gerbang Tol Kalikangkung, Semarang, hingga Gerbang Tol Cikampek Utama.
Astra Tol Cipali mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan momentum ini dengan merencanakan perjalanan kembali ke Jakarta lebih awal atau menyesuaikan dengan periode diskon yang telah ditetapkan.
“Kami mengajak pengguna jalan untuk memanfaatkan program diskon tarif ini dengan merencanakan perjalanan secara bijak. Harapannya, perjalanan bersama keluarga menjadi lebih hemat, aman, dan nyaman,” ujar Ardam Rafif Trisilo, Sustainability Management & Corporate Communications Dept. Head Astra Tol Cipali.
Sementara itu, kondisi lalu lintas di Ruas Tol Cipali dilaporkan mulai berangsur lancar setelah penerapan rekayasa lalu lintas berupa contra flow pada Kamis sore.
Berdasarkan data hingga pukul 20.00 WIB, tercatat sekitar 57 ribu kendaraan melintasi eks Gerbang Tol Cikopo menuju Jakarta. Angka tersebut lebih rendah 24 persen dibandingkan periode yang sama sehari sebelumnya, dengan rata-rata volume lalu lintas mencapai 2.800 kendaraan per jam.
Sedangkan untuk arah sebaliknya, sebanyak 18 ribu kendaraan tercatat melintasi eks Gerbang Tol Cikopo menuju Cirebon, atau turun sekitar 3 persen dibandingkan hari sebelumnya.
Ardam menjelaskan, sebelumnya sempat terjadi perlambatan di sejumlah titik akibat meningkatnya kendaraan yang berhenti di bahu jalan.
“Perlambatan lalu lintas sempat terjadi karena banyak kendaraan berhenti di bahu jalan, baik akibat kendala mesin maupun kelelahan pengemudi setelah perjalanan panjang dari arah Timur,” jelasnya.
Sebagai langkah penanganan, Astra Tol Cipali bersama Kepolisian menerapkan sistem contra flow di KM 169 hingga KM 162 arah Jakarta sejak pukul 17.30 WIB. Selain itu, dilakukan pula sistem buka-tutup secara situasional di Rest Area KM 164 dan KM 130 arah Jakarta guna mencegah antrean kendaraan meluber ke jalur utama.
“Langkah ini kami lakukan secara situasional dengan mempertimbangkan volume lalu lintas, agar tetap terjaga kelancaran dan kenyamanan pengguna jalan,” pungkas Ardam. (Yus)






