CIREBON, GM – Pasca Hari Raya Idul Fitri 1447 H, ada yang berbeda yang disuguhkan oleh Objek wisata Taman Air Goa Sunyaragi tampil berbeda saat malam hari mulai tanggal 27 Maret hingga 2 Mei 2026 instalasi jutaan lampu LED berwarna-warni membentuk visual artistik beragam tema dalam gelaran festival lampu Lumi Land yang dipersembahkan Luna Lights Indonesia bekerjasama dengan adalah Badan Pengelola Taman Air Gua Sunyaragi (BPTAGS).
Perwakilan Luna Lights Indonesia, Joseph Ferry menyampaikan, melalui gelaran Lumi Land, pihaknya mengajak masyarakat Kota Cirebon dan sekitarnya untuk menikmati pengalaman wisata malam yang berbeda.
Lumi Land sendiri sebelumnya telah hadir di berbagai kota mulai dari Semarang, Sukabumi, Depok juga di kawasan PIK.
“Jadi Lumi Land itu adalah immersive nightlife experience, pengalaman wisata festival lampu di malam hari,” katanya, Kamis (26/3/2026) malam.
Ia menjelaskan, gelaran Lumi Land di Kota Cirebon menghadirkan 9 tema yang menarik, bahkan ada 1 tema khusus yang belum pernah ada sebelumnya.
“Ada tema galaksi, tema romantis, laut, tema alam liar, hutan berkabut ada goa berkabut. Nah yang hanya ada di sini itu tema goa berkabut karena posisi kita ada di goa,” jelasnya.
Bukan hanya instalasi lampu LED yang menarik, Lumi Land juga akan diisi oleh pertunjukan kesenian tradisional di akhir pekan hingga UMKM kuliner.
Ia menambahkan, Lumi Land bisa dikunjungi setiap hari pada pukul 17.00 – 23.00 WIB mulai tanggal 27 Maret sampai 2 Mei 2026.
“Untuk harga tiket masuk (HTM) Rp35 ribu untuk dewasa dan Rp25 ribu untuk anak,” tambahnya.
Pihaknya berharap, hadirnya Lumi Land di Goa Sunyaragi ini bisa memberikan warna baru wisata Kota Cirebon.
Ditambahkan Direksi BPTAGS, Rd Chaidir Susilaningrat mengatakan, pihaknya menyambut baik kehadiran Lumi Land di Goa Sunyaragi yang bisa menjadi daya tarik wisata malam hari yang unik di Kota Cirebon.
Hal ini juga menurutnya sejalan dengan apa yang dicita-citakan oleh Pemerintah Daerah Kota Cirebon untuk mendongkrak kunjungan wisatawan.
“Apalagi pemerintah juga sedang mengupayakan untuk mengubah pola wisata dari one day trip ya. Satu hari bolak balik menjadi one night stay. Nah, one night stay itu artinya malam harus ada di Cirebon. Nah, ini salah satu sarana yang sangat bisa dimanfaatkan untuk bisa membuat pengunjung ke Cirebon ini stay di malam hari,” ujarnya.
Sementara itu, Wali Kota Cirebon, Effendi Edo yang hadir dalam pembukaan/launching Lumi Land mengapresiasi kegiatan yang digagas oleh Luna Lights Indonesia bersama BPTAGS.
Selain bisa menarik wisatawan, Lumi Land juga bisa menjadi momentum yang tepat untuk membangkitkan lagi Goa Sunyaragi sebagai destinasi wisata unggulan di Kota Cirebon.
“Ini luar biasa, jutaan lampu dipasang di sini dengan warna-warni dengan tema yang berbeda, luar biasa. Mudah-mudahan menjadikan daya tarik bagi Kota Cirebon, khususnya untuk Goa Sunyaragi di Kota Cirebon bisa pulih kembali namanya bisa bangkit kembali,” pungkasnya. (Yus)






