Cirebon

Seorang Pria Tewas Tertemper Kereta Api Barang di Perlintasan KA Wilayah Pulasaren

7
×

Seorang Pria Tewas Tertemper Kereta Api Barang di Perlintasan KA Wilayah Pulasaren

Share this article
IMG 20260402 WA0035

CIREBON, GM – seorang pria ditemukan meninggal dunia pada Kamis (02/4/2026) sekitar pukul 04.30 WIB di jalur hulu perlintasan kereta api wilayah Kelurahan Pulasaren, Kecamatan Pekalipan, Kota Cirebon, setelah diduga tertemper kereta api barang yang melintas dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui setelah adanya laporan dari pihak keamanan perkeretaapian yang menerima informasi langsung dari masinis kereta api barang KA 2552 terkait adanya seseorang yang berada di jalur rel.

Kapolsek Cirebon Selatan Timur AKP Juntar Hutasoit, S.H., M.H., menjelaskan bahwa korban diduga berada di sekitar jalur rel saat kereta api melintas sehingga tidak sempat menghindar dan akhirnya tertemper.

Menindaklanjuti laporan tersebut, jajaran Polsek Cirebon Selatan Timur bersama Polres Cirebon Kota bergerak cepat menuju lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan awal serta memastikan kondisi di lapangan.

Respons cepat petugas terlihat dari kehadiran personel di lokasi tidak lama setelah informasi diterima, sehingga penanganan awal dapat segera dilakukan termasuk pengamanan area dan koordinasi dengan pihak terkait.

Korban diketahui berinisial N.R., laki-laki berusia 25 tahun, warga Kelurahan Lemahwungkuk, Kota Cirebon, yang ditemukan dalam kondisi tergeletak di antara rel dengan mengenakan pakaian berwarna gelap.

Saksi bernama Baharudin Yusuf, warga Kelurahan Karyamulya, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon, yang bertugas sebagai petugas keamanan perkeretaapian, menerangkan bahwa dirinya mendapat informasi dari masinis dan langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan.

Setibanya di lokasi kejadian, saksi bersama rekannya menemukan korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa di jalur rel arah jalur hulu menuju wilayah Jawa Tengah.

Saksi lainnya, Yayat Hidayat, warga Desa Cibuntu, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Kuningan, yang juga bertugas sebagai petugas keamanan perkeretaapian, membenarkan bahwa korban ditemukan tergeletak di antara rel setelah mendapat laporan dari masinis kereta api.

Baca Juga :  Polres Cirebon Kota Batasi Penggunaan Sirine Kecuali Kondis Darurat

Jenazah korban kemudian dievakuasi menggunakan layanan PSC 119 menuju Rumah Sakit Daerah Gunung Jati untuk dilakukan penanganan lebih lanjut serta menunggu pihak keluarga.

Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto mengimbau masyarakat agar tidak beraktivitas di sekitar jalur rel kereta api karena sangat berbahaya serta segera menghubungi Layanan Polisi 110 apabila menemukan kejadian serupa agar dapat segera ditangani oleh petugas. (Yus)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *