Cirebon

KAI Daop 3 Cirebon Pastikan Layanan Refund 100% dan Normalisasi Jalur Pasca Insiden Bekasi Timur

5
×

KAI Daop 3 Cirebon Pastikan Layanan Refund 100% dan Normalisasi Jalur Pasca Insiden Bekasi Timur

Share this article
IMG 20260428 WA0085
Foto : Istimewa/GM

CIREBON, GM – PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus melakukan upaya penanganan dampak insiden di Stasiun Bekasi Timur. Manager Humas Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, menyampaikan bahwa hingga Selasa (28/4/2026) pukul 17.00 WIB, sebanyak 154 tiket KA Jarak Jauh telah di-refund oleh penumpang di wilayah Daop 3, meliputi Stasiun Cirebon, Cirebon Prujakan, Jatibarang, Haurgeulis, dan Brebes.

KAI memberlakukan pengembalian bea tiket 100 persen (di luar bea pesan) bagi pelanggan yang terdampak keterlambatan, perubahan rute, atau pembatalan perjalanan. Batas waktu pengajuan refund diberikan hingga 7 hari sejak jadwal keberangkatan yang tertera pada tiket, sementara proses pencairan dana diupayakan selesai maksimal 1 x 24 jam setelah pembatalan dilakukan. Selain itu, pengembalian bea bagasi juga diberikan secara penuh apabila pelanggan tidak melakukan perjalanan.

“KAI memberikan pengembalian bea tiket sebesar 100 persen di luar bea pesan bagi pelanggan yang terdampak. Kami memastikan seluruh proses dapat diakses dengan mudah melalui berbagai kanal layanan,” ujar Muhibbuddin.

Secara rinci, pengembalian tiket diberikan kepada pelanggan yang membatalkan perjalanan akibat keterlambatan, penundaan lebih dari satu jam, perubahan rute perjalanan, hingga pelanggan yang memilih tidak menggunakan kereta api pengganti atau moda lanjutan. Kebijakan ini juga mencakup tiket pulang-pergi, tiket lanjutan (connecting), serta tiket layanan KAI Group dalam satu kode booking yang terdampak.

Per pukul 01.04 WIB 28 April 2026, jalur hilir lintas Bekasi–Tambun telah berhasil dibuka dan dapat dilalui. Namun, jalur hulu masih dalam proses evakuasi intensif sehingga berdampak pada jadwal perjalanan di wilayah Daop 3 Cirebon.

“Saat ini, perjalanan KA di wilayah Daop 3 Cirebon masih mengalami keterlambatan seiring dengan proses normalisasi operasional. Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan ini dan terus berupaya mempercepat pemulihan jalur dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan,” tambahnya.

Baca Juga :  22 ASN Kota Cirebon Terima SK Pensiun, Wali Kota : Pengabdian adalah Warisan Moral

Berdasarkan data hingga pukul 13.26 WIB, tercatat 15 korban meninggal dunia (telah dievakuasi ke RS Polri Kramat Jati) dan 88 korban luka-luka yang kini dalam penanganan medis. KAI sepenuhnya menyerahkan proses investigasi penyebab kecelakaan kepada Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

KAI juga menyiapkan Posko Informasi di Stasiun Bekasi Timur untuk membantu keluarga memperoleh informasi terkait penumpang. Tim medis, Basarnas, KAI, TNI, dan Polri bekerja bersama secara terkoordinasi di lapangan untuk memastikan setiap korban mendapatkan pertolongan terbaik.

Posko Informasi tersedia selama 14 hari di Stasiun Gambir dan Stasiun Bekasi Timur. Seluruh penanganan ditindaklanjuti melalui posko, termasuk layanan bagi pelanggan KAJJ yang terdampak. Untuk informasi lebih lanjut: Call Center 121 atau WhatsApp 0811-2223-3121.

“Kami menyampaikan duka cita yang mendalam kepada korban dan keluarga yang ditinggalkan. Kami juga memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan dalam situasi ini. Di tengah kondisi yang tidak mudah, kami berupaya memastikan setiap korban tertangani dengan baik, keluarga tetap mendapatkan informasi yang jelas,” tutup Muhibbuddin. (Yus)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *