Indramayu

Tim SAR Gabungan Masih Mencari 3 Nelayan Yang Hilang Tenggelamnya KM Putri Lancar Samudera di Perairan Laut Jawa Indramayu

44
×

Tim SAR Gabungan Masih Mencari 3 Nelayan Yang Hilang Tenggelamnya KM Putri Lancar Samudera di Perairan Laut Jawa Indramayu

Share this article
IMG 20251217 WA00991
Foto : Ist

INDRAMAYU, GM – Tim SAR Gabungan Rabu pagi kembali melakukan pencairan terhadap tiga nelayan yang hilang tenggelam akibat tersapu ombak di perairan Indramayu. Rabu (17/12/2025).

Pencarian di fokuskan disekitaran area kapal yang tenggelam dan ke arah timur sesuai arah angin dan gelombang laut.

Sebelumnya pada Senin dinihari, sebuah kapal dengan 18 awak nelayan tenggelam akibat terhempas ombak. Sebanyak 15 nelayan berhasil diselamatkan, sementara tiga lainnya hingga Rabu siang masih dalam pencarian.

Informasi yang dihimpun, di hari ketiga pasca tenggelamnya kapal KM Putri Lancar Samudera terhempas ombak yang membawa 18 ABK nelayan di perairan Indramayu.

Tim SAR Gabungan dari Basarnas, TNI Angkatan Laut serta Polair dibantu dengan sejumlah kapal nelayan kembali melakukan upaya pencairan terhadap tiga nelayan yang masih belum ditemukan.

Di hari ketiga ini, Tim SAR Gabungan memfokuskan pencarian sesuai dengan hasil analisa lapangan di sekitar TKP tenggelamnya kapal KM Putri Lancar Samudera dan ke arah timur pulau rakit dengan rentang jarak 17 mil dari Posko pencarian di Karangsong Indramayu.

Sementara itu, petugas akan melakukan pencarian disekitar lokasi yang sudah ditentukan. Selain Tim SAR Gabungan petugas juga telah menginformasikan ke sejumlah pos nelayan agar dapat membantu mempercepat proses pencarian terhadap tiga nelayan tersebut.

Saat dikonfirmasi, petugas Pos SAR Cirebon, Syarif, dari 18 ABK yang korban ini sudah dievakuasi 15 nelayan, berarti tinggal 3 lagi dalam pencarian.

“Alhamdulillah dari 18 nelayan yang hilang, 15 nelayan sudah ditemukan dalam kondisi selamat, tinggal 3 nelayan lagi yang masih dalam pencarian Tim Gabungan hingga saat ini masih mencari keberadaan ke 3 nelayan yang belum ditemukan, ” ujarnya.

Baca Juga :  Jelang FGD, Media Siber Harus Jadi Kekuatan Baru Membangun Daerah

Ia menambahkan, untuk fokus di hari ketiga ini, kita tetap sesuai dengan SAR map dan BCC itu mengarah ke pulau rakit.

“Dari tempat pencarian dari pulau rakit jaraknya kalau dari Karangsong kalau kejadian dari titik Karangaong inj bisa sampai 17 atau 18 nautical mile. Namun arah angin dan arus itu mengarah ke timur, jadi set area kita. Sudan berubah dari hari pertama hingga hari ketiga ini,” pungkasnya. (Yus)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *