JatengPendidikan

UMP Kirim 292 Mahasiswa KKN ke Cilacap, Fokus Kolaborasi Tangani Kemiskinan dan Stunting

98
×

UMP Kirim 292 Mahasiswa KKN ke Cilacap, Fokus Kolaborasi Tangani Kemiskinan dan Stunting

Share this article
GemaMadani.com UMP Kirim 292 Mahasiswa KKN Ke Cilacap Fokus Kolaborasi Tangani Kemiskinan Dan Stunting
Foto : Biro Humas & Protokoler UMP

CILACAP, GemaMadani.com – Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) kembali menunjukkan komitmennya sebagai kampus yang berdampak bagi masyarakat. Kali ini, UMP menyerahkan sebanyak 292 mahasiswa untuk mengikuti program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Gasal Tahun Akademik 2025 yang tersebar di wilayah Kabupaten Cilacap. Prosesi penyerahan dilakukan secara resmi di Aula Kecamatan Kesugihan, Cilacap, pada Jumat (25/7/2025).

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Bappeda Kabupaten Cilacap, unsur Forkopimcam Kesugihan dan Adipala, para kepala desa, serta perwakilan dari Polsek, Koramil, dan Kesbangpol Kabupaten Cilacap.

Dalam sambutannya, Wakil Rektor Bidang IV UMP, Assoc. Prof. Akhmad Darmawan, Ph.D., menyampaikan bahwa UMP tengah membangun positioning sebagai kampus berdampak. Oleh karena itu, para mahasiswa yang diterjunkan dalam program KKN bukan sekadar menjalankan tugas akademik, tetapi juga menjadi mitra strategis dalam upaya menyelesaikan persoalan-persoalan sosial yang nyata di masyarakat.

“Kami menyerahkan 292 mahasiswa kepada Bupati Cilacap sebagai anak kandung selama berkegiatan. UMP siap berkolaborasi dan bersinergi dengan desa dan kecamatan untuk bersama-sama menanggulangi kemiskinan ekstrem, stunting, dan rumah tidak layak huni,” tegas Akhmad Darmawan.

Penyerahan mahasiswa tersebut diterima langsung oleh Kepala Bappeda Kabupaten Cilacap, Ir. Sujito, M.Si., yang hadir mewakili Bupati Cilacap. Dalam sambutannya, Sujito menyampaikan bahwa Pemkab Cilacap menyambut baik kehadiran mahasiswa UMP dan berharap kehadiran mereka membawa manfaat nyata bagi masyarakat.

“Bupati berpesan agar mahasiswa dapat menjadi agen perubahan di tengah masyarakat, memahami dinamika sosial yang ada. Dengan demikian, program KKN dapat mengasah jiwa kepemimpinan sekaligus memperkuat interaksi akademisi dengan masyarakat,” ungkapnya.

Melalui program KKN ini, UMP berharap mampu memperluas kontribusinya dalam pengembangan masyarakat berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi, sekaligus menjadi bagian dari solusi berbagai tantangan sosial yang dihadapi desa-desa di Indonesia. (Muh/Tgr)

Baca Juga :  FIKES UMP Selenggarakan Kompetisi Inovasi Kesehatan Internasional: Dorong Kolaborasi Global Hadapi Disrupsi Teknologi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *