Cirebon

FCB Tolak Keras Rencana Hadirnya Dua Tempat Hiburan Malam di Kawasan Jalan Tuparev

9
×

FCB Tolak Keras Rencana Hadirnya Dua Tempat Hiburan Malam di Kawasan Jalan Tuparev

Share this article
IMG 20260515 WA0045
Foto : Ist/GM

CIREBON, GM – Penolakan terhadap rencana hadirnya dua tempat hiburan malam baru di kawasan Jalan Tuparev, Cirebon, disuarakan para ulama, LSM, organisasi masyarakat, serta ormas Islam yang tergabung dalam Forum Cirebon Bersatu (FCB).

Sikap tersebut disampaikan usai pertemuan yang digelar di Masjid Al Barokah, Kelurahan Kejaksan, Kota Cirebon, Jumat (15/5/2026).

Dalam pertemuan itu hadir sejumlah tokoh, di antaranya Ustadz Marwi, Ustadz Andi Mulya, Hayat AMX, Rian selaku Ketua LMP, Bambang, serta tokoh masyarakat lainnya.

Salah satu tempat hiburan yang menjadi sorotan adalah Southbank yang dikabarkan akan segera beroperasi di Jalan Tuparev. Para tokoh menilai keberadaan tempat hiburan malam di kawasan tersebut semakin tidak terkendali.

“Kami sudah kecolongan dengan hadirnya Helen’s di kawasan Hotel Apita, Jalan Tuparev. Sekarang muncul lagi kabar Southbank akan hadir di lokasi yang sama. Ini sudah keterlaluan. Tempat hiburan malam semakin menjamur di Jalan Tuparev,” tegas Ustadz Marwi.

Ia menambahkan, Forum Cirebon Bersatu akan mendatangi Bupati Cirebon guna meminta penjelasan terkait perizinan tempat hiburan malam tersebut.

“FCB sudah sepakat menolak kehadiran dua tempat hiburan malam baru di kawasan jalan Tuparev,” ujarnya.

Dalam forum tersebut, sejumlah tokoh juga menyampaikan kekhawatiran terhadap dampak sosial yang ditimbulkan, terutama bagi generasi muda.

“Mereka pasti menjual minuman beralkohol atau miras. Yang lebih memprihatinkan, pengunjungnya nanti banyak anak muda. Jangan sampai generasi penerus bangsa dirusak dengan budaya mabuk-mabukan,” ungkap salah satu peserta forum.

Sementara itu, Ustadz Agung menegaskan pentingnya menjaga moral masyarakat Cirebon dari pengaruh miras dan kemaksiatan.

“Sunan Gunung Jati tidak meninggalkan pesan untuk membangun tempat hiburan malam, karaoke atau tempat dugem.

Baca Juga :  PKD Jawa Barat 2025 Perkuat Kota Cirebon sebagai Simbol Akulturasi, Toleransi dan Ditetapkannya 42 Warisan Budaya Takbenda

Wasiat beliau jelas, ingsun titip tajug lan fakir miskin. Generasi muda Cirebon jangan sampai dirusak moralnya. Para pemimpin dan pengambil kebijakan harus ingat pesan itu,” tegasnya.

Forum Cirebon Bersatu menyatakan siap mendatangi Bupati Cirebon maupun Wali Kota Cirebon untuk mendesak agar tidak menerbitkan izin baru bagi tempat hiburan malam di wilayah Cirebon. (Yus)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *