Majalengka

DPD Paguyuban Jawara Sunda Majalengka Resmi Dikukuhkan

4
×

DPD Paguyuban Jawara Sunda Majalengka Resmi Dikukuhkan

Share this article
IMG 20260609 101809
Foto : Istimewa/GM

MAJALENGKA, GM – Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Paguyuban Jawara Sunda (PJS), Abah Dadan Darmawan secara resmi melantik dan mengukuhkan pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PJS Kabupaten Majalengka. Pelantikan organisasi yang dipimpin H Didi Rusmidi, S.Pd, M.Si tersebut berlangsung di Padepokan Nonoman Sindang Kasih pada hari Minggu sore (7/6/2026).

‎Dalam sambutannya, Abah Dadan Darmawan menyampaikan apresiasi atas kesiapan jajaran pengurus DPD PJS Kabupaten Majalengka serta memberikan motivasi agar seluruh pengurus dapat menjalankan amanah organisasi dengan penuh tanggung jawab sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi.

‎Pada rangkaian kegiatan tersebut, Dr. H. Asep Mulyanuddin, M.A. selaku Pembina DPP PJS turut memberikan pembekalan dan motivasi kepada para pengurus. Dia menekankan pentingnya komitmen bersama dalam merealisasikan visi dan misi organisasi dengan penuh dedikasi, integritas, dan rasa tanggung jawab.

‎Sementara itu Ketua DPD PJS Kabupaten Majalengka, H. Didi Rusmidi, mengajak seluruh jajaran pengurus dan anggota untuk memperkuat semangat gotong royong, kebersamaan, serta sinergi dalam menjalankan roda organisasi demi kemajuan dan kebermanfaatan bagi masyarakat.

‎”Alhamdulillah, pada Minggu, 7 Juni 2026, bertempat di Padepokan Nonoman Sindang Kasih yang juga kediaman keluarga saya telah dilaksanakan Pengukuhan dan Pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Paguyuban Jawara Sunda (PJS) Kabupaten Majalengka. Prosesi pengukuhan dan pelantikan dilakukan langsung oleh Abah Dadan Darmawan selaku Ketua DPP PJS,” jelas H Didi Rusmidi dalam rilisnya, kemarin.

‎Kegiatan tersebut juga dihadiri H.Dena Muhammad Ramdhan selaku Wakil Bupati Kabupaten Majalengka yang juga merupakan Pembina PJS Kabupaten Majalengka.

Dalam pemaparannya, beliau mengingatkan pentingnya menjaga dan melestarikan nilai-nilai budaya Sunda melalui prinsip silih asah, silih asih, silih asuh, serta senantiasa menjunjung tinggi adab, etika, dan tata krama dalam kehidupan bermasyarakat.

Baca Juga :  Babinpotdirga Lanud Sugiri Sukani, Menggelar Patroli Gabungan Demi Kenyamanan dan Keselamatan Masyarakat

‎Turut hadir pula unsur pemerintahan, di antaranya Camat Majalengka dan Lurah Munjul yang menyampaikan dukungan terhadap keberadaan dan kiprah Paguyuban Jawara Sunda di Kabupaten Majalengka sebagai mitra dalam menjaga budaya, persatuan, dan pembangunan masyarakat.

‎Sementara itu, Drs. H. Rian Patriana selaku Pembina PJS menyampaikan harapannya agar keberadaan PJS di Majalengka mendapat dukungan dari seluruh elemen masyarakat.

Dia yang juga merupakan Pembina Kafe Organik Terra and Table, Pembina Aruna Restu Bumi, serta Owner Asyifa Nahl turut berpartisipasi memberikan kontribusi dan dukungan terhadap terselenggaranya kegiatan tersebut melalui Kafe Terra and Table.

‎Kepengurusan DPD PJS Kabupaten Majalengka sendiri terdiri dari berbagai unsur komunitas dan organisasi yang ada di Majalengka, di antaranya Jangkar Ecovillage Kabupaten Majalengka, Yayasan Taman Tali Asih, Asyifa Nahl, PPUN, Indonesia Gerak Sireum (IGS), APALI Kabupaten Majalengka, Padepokan Silat Kujang Putra, Padepokan Putra Sima Siliwangi, Paguyuban Pulo Sakti, Paguyuban Karang kemuning serta berbagai komunitas lainnya.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh perwakilan DPD PJS dari Bandung, Sumedang, dan Indramayu.
‎Sebagai bentuk pelestarian seni dan budaya Sunda, rangkaian acara pengukuhan dan pelantikan turut dimeriahkan dengan berbagai pertunjukan seni tradisional, di antaranya pencak silat, sampyong, debus, dan pertunjukan sulap yang mendapat antusiasme tinggi dari para tamu undangan dan masyarakat yang hadir.

‎Dengan terbentuknya kepengurusan DPD Paguyuban Jawara Sunda Kabupaten Majalengka, diharapkan organisasi ini dapat menjadi wadah pemersatu berbagai elemen masyarakat dalam menjaga nilai-nilai budaya Sunda, mempererat silaturahmi, serta berkontribusi positif dalam pembangunan daerah.

‎Dalam menjalankan kiprahnya, Paguyuban Jawara Sunda (PJS) mengusung moto “Bela Ulama, Bela Agama, Bela Lemah Cai (Tanah Air)”
Moto tersebut mencerminkan komitmen organisasi dalam menjaga dan melestarikan seni budaya Sunda, memperkuat nilai-nilai keagamaan, menghormati para ulama, serta menumbuhkan semangat nasionalisme dan kecintaan terhadap tanah air sebagai bagian dari pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara. Dengan semangat tersebut, PJS diharapkan mampu menjadi mitra strategis dalam membangun karakter masyarakat yang berbudaya, religius, dan berwawasan kebangsaan.

Baca Juga :  USK Majalengka Siapkan Lulusan Kerja di Jepang

“Semoga kehadiran Paguyuban Jawara Sunda di Kabupaten Majalengka dapat turut mendukung terwujudnya Program Majalengka Langkung Sae serta memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat,” tandasnya. (Eko)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *