Majalengka

Wabup Majalengka Segera Tuntaskan Pendidikan di USKM

49
×

Wabup Majalengka Segera Tuntaskan Pendidikan di USKM

Share this article
IMG 20260723 WA0055
SIDANG SKRIPSI, Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sindang Kasih Majalengka, para ketua, prodi dan dosen pemguji mahasiswa mengikuti pembukaan sidang skripsi di aula setempat. Kamis (23/7/2026) Foto : Waska Eko/GM

MAJALENGKA, GM – Wakil Bupati Majalengka, Dena Muhamad Ramdan yang tercatat sebagai salah satu mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas Sindang Kasih Majalengka, tampaknya akan segera menuntaskan masa studinya. Hal itu terlihat dengan keikutsertaannya menjalankan tahapan akademik bagi mahasiswa yang akan segera mengakhiri masa studinya yakni mengikuti seminar proposal karya tulis ilmiah atau skripsi. Seminar proposal penelitian ilmiah Wakil Bupati Dena Muhamad Ramdan secara kebetulan berbarengan dengan agenda sidang skripsi batch 3 tahun akademik 2025/2026.

Wabup Dena di sela kesibukannya memimpin Kabupaten Majalengka, mengikuti seminar proposal dengan menghadapi penguji langsung oleh Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Rosi Gasanti, M.Pd dan Kepala Unit PMB, H Didi Rusmidi, S.Pd.I, M.Si, Kamis (23/7/2026).

‎Kegiatan Sidang Skripsi Batch 3 dan Seminar proposal diawali dengan pembukaan yang berlangsung di aula Universitas Sindang Kasih Majalengka dan diikuti 92 peserta dan 2 orang peserta seminar proposal.

Acara dibuka langsung Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Dr Arip Amin, M.Pd dan dihadiri para Ketua Prodi, Wakil Dekan dan para dosen penguji.

‎Dekan FKIP Universitas Sindang Kasih Majalengka, Dr Arip Amin, M.Pd dalam sambutannya mengatakan, seminar proposal dan sidang skripsi merupakan tahapan akademik yang harus diikuti oleh para mahasiswa tingkat akhir dalam proses menyelesaikan studinya sarjana.

Melalui tahapan seminar proposal dan sidang skripsi dipastikan para mahasiswa telah menyelesaikan seluruh tahapan pendidikan dan karya tulis ilmiah yang dihasilkan dari proses penelitian ilmiah.

‎”Melalui tahapan akademik dari mulai pembelajaran, praktek lapangan, Kuliah Nyata Mahasiswa (KNM), penelitian dan penulisan karya ilmiah yang selanjutnya diuji dalam sidang skripsi, hal ini memastikan bahwa para mahasiswa USK Majalengka benar-benar siap menjadi sarjana yang kompeten. Setelah lulus sebagai sarjana, saat ini sudah ribuan alumni USK Majalengka yang telah bekerja di sekolah-sekolah menjadi abdi negara, jadi pegawai swasta dan bahkan banyak juga yang menjadi pengusaha dan politisi sebagai bentuk pengabdiannya kepada masyarakat,” jelas Arip Amin, M.Pd.

Baca Juga :  DPD Paguyuban Jawara Sunda Majalengka Resmi Dikukuhkan

‎Dikatakan Arip, tugas mahasiswa setelah lulus dari bangku kuliah dan menjadi sarjana, tugas utamanya tentu mengamalkan ilmunya untuk ikut serta mencerdaskan kehidupan bangsa. Caranya tentu saja beragam profesi yang dapat dijalani dan dikembangkan, karena seiring dengan perkembangan zaman dan teknologi, para sarjana tidak hanya harus siap mengabdikan diri sesuai bidang keilmuannya tetapi harus siap dengan profesi lainnya, karena selama kuliah para mahasiswa dibekali juga dengan keilmuan bidang lain melalui berbagai kegiatan ekstra kampus yang sifatnya pengembangan skill ataupun kepemimpinan, kewirausahaan dan bidang lainnya.

‎Ditambahkan Arip, setelah lulus sebagai sarjana dan dapat bekerja di berbagai bidang, sebaiknya jangan merasa cukup dengan gelar sarjana S1. Sebisa mungkin dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang Pascasarjana atau S2 dan bahkan tingkat Doktoral atau S3 karena hanya dengan pendidikan yang mumpuni dan skill teruji yang akan menjadikan generasi muda dapat bersaing di dunia kerja dan lingkungan masyarakat yang semakin kompleks. (Eko)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *