Majalengka

Wakil Bupati Majalengka Berikan Trik Sukses kepada Mahasiswa Baru USKM

20
×

Wakil Bupati Majalengka Berikan Trik Sukses kepada Mahasiswa Baru USKM

Share this article
IMG 20260902 WA0073
BERI INSPIRASI, Wakil Bupati Majalengka, Dena Muhamad Ramdan didampingi Camat Kasokandel, Yusmanto berfoto bersama dengan mahasiswa baru peserta PKKMB Universitas Sindang Kasih Majalengka tahun 2026-2027, Rabu (2/9/2026) Foto : Waska Eko

MAJALENGKA, GM – Hari pertama pelaksanaan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Sindang Kasih Majalengka tahun 2026, para peserta memperoleh materi yang dapat menjadi inspirasi bagi masa depan hidupnya dari pemateri yakni Wakil Bupati Majalengka, Dena Muhamad Ramdan. Orang kedua di Kabupaten Majalengka itu selain memberikan motivasi kepada para mahasiswa baru untuk belajar dengan baik dan sungguh-sungguh, dia juga menceritakan perjalanan hidupnya hingga menjadi pejabat. Rabu (2/9/2026).

‎”Saya sangat senang bertemu dengan para mahasiswa baru yang akan menggali ilmu pengetahuan di Universitas Sindang Kasih Majalengka. Saya ingin generasi penerus bangsa terutama yang ada di Majalengka khususnya dan Jawa Barat umumnya menjadi generasi muda yang berprestasi dan menjadi pionir di masa yang akan datang menjadi pemimpin bangsa,” jelas Wakil Bupati Dena di hadapan ratusan mahasiswa baru.

‎Menurut Dena, di masa depan yang akan menjadi pemimpin bangsa itu para generasi muda karena bisa lebih adaptif terhadap perkembangan zaman. Di era globalisasi yang ditandai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin maju, para generasi mudalah yang dapat dengan cepat mengikuti perkembangan zaman atau adaptif.

‎Karena itu kata Wabup Dena, manfaatkanlah waktu muda dengan baik untuk menuntut ilmu, jangan disia-siakan dengan kegiatan yang tidak bermanfaat. Dengan menuntut ilmu secara langsung di dunia pendidikan formal, maka para generasi muda dapat belajar berbagai bidang ilmu pengetahuan yang dapat bermanfaat di masa yang akan datang.

‎Menurutnya, para mahasiswa baru yang baru akan memasuki dunia pendidikan tinggi merupakan generasi pilihan karena tidak semua lulusan SMA, SMK dan MA dapat melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi dengan berbagai alasan. Berbeda dengan para mahasiswa baru yang sudah langsung menjatuhkan pilihan langsung kuliah, ini merupakan keputusan tepat untuk menciptakan generasi penerus bangsa yang akan mewujudkan Indonesia Emas tahun 2045.

Baca Juga :  23 Mahasiswa D3 Keperawatan USKM Angkat Janji

‎”Saat ini pemerintah telah mencanangkan berbagai program unggulan yang tujuannya untuk mewujudkan Indonesia Emas tahun 2045. Seperti adanya program Sekolah Rakyat, Makanan Bergizi Gratis, membuat program hilirisasi yang tujuannya agar berbagai sumber daya yang dimiliki Indonesia dinikmati seluruh rakyat Indonesia. Salah satu sumber daya yang dimiliki Indonesia yakni pertanian yang sudah saatnya Indonesia dapat mencapai swasembada pangan,” ujarnya.

‎Menurutnya, dengan tercapainya swasembada pangan yang didukung sumber daya manusia yang kompeten, maka Indonesia tidak akan lagi bergantungan ke negara lain. Indonesia memiliki sumber daya alam yang melimpah seperti nikel, timah, emas, perkebunan kelapa sawit, karet dan sebagainya yang itu semua dapat dikelola dengan baik oleh generasi muda yang memiliki kemampuan SDM mumpuni.

‎Lanjut Dena, untuk meningkatkan sumber daya manusia yang berkualitas, saat ini pemerintah membuka sekolah rakyat di setiap daerah dengan sekolah bertaraf internasional yang didukung fasilitas lengkap seperti layaknya sekolah elit dan mahal. Hanya saja sekolah tersebut dikhususkan untuk anak-anak dari keluarga tidak mampu yang masuk ketagori desil satu dan dua yakni keluarga miskin ekstra tetapi anak-anaknya dapat menikmati pendidikan di sekolah berkelas internasional.

‎Dalam kesempatan mengisi materi kegiatan PKKMB USK Majalengka, Wabup Dena juga menceritakan latar belakang perjalanan hidupnya sehingga bisa menjadi wakil bupati meskipun berasal dari keluarga bisa dan bukan dari keluarga kaya dan ningrat. Keberhasilan tersebut diraih dengan perjuangan dan kerja keras yang dibarengi dengan ikhtiar dan doa mendekatkan diri kepada Allah SWT.

‎”Saya bisa menjadi Wakil Bupati Majalengka dengan usaha dan kerja keras serta menjalani hidup yang berbeda dengan anak-anak dan generasi muda kebanyakan. Di saat orang lain tidur nyenyak tengah malam, saya bangun untuk shalat malam. Saat generasi muda bermain dan hura-hura, saya belajar dan bekerja yang setiap harinya bisa sampai 16 jam dan alhamdulilah hasilnya seperti sekarang. Dan perjalanan hidup saya ini semoga menjadi inspirasi bagi adik-adik mahasiswa baru USK Majalengka sehingga dapat menggapai cita-cita setinggi langit,” tegas Wabup Dena yang juga tercatat sebagai salahsatu mahasiswa tingkat akhir program RPL Universitas Sindang Kasih Majalengka. (Eko)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *