Majalengka

Pengurus Muhammadiyah Kini Tersebar di 20 Kecamatan di Majalengka

19
×

Pengurus Muhammadiyah Kini Tersebar di 20 Kecamatan di Majalengka

Share this article
IMG 20260830 WA0069
DIKUKUHKAN, para pimpinan 8 PCM baru secara resmi dilantik dan dikukuhkan Ketua PDM Kabupaten Majalengka, Drs. H. Ajid Tatiman, MM di aula Islamic Centre Majalengka, Sabtu (29/8/2026) Foto : Ist/GM

MAJALENGKA, GM – Gerakan dakwah yang dilakukan para aktivis organisasi masyarakat Islam (Ormas) Muhammadiyah di Kabupaten Majalengka saat ini tampaknya menunjukkan perkembangan. Hal itu terlihat dengan semakin menyebarnya gerakan dakwah di hampir seluruh wilayah Kabupaten Majalengka dengan telah terbentuknya kepengurusan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) yang secara resmi sudah ada di 20 kecamatan setelah adanya pelantikan pengurus 8 PCM baru pada agenda Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspimda) Muhammadiyah di aula Islamic Center pada Sabtu-Minggu (29-30/8/2026).

‎Muspimda dan pelantikan 8 PCM baru dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Majalengka, Dena Muhamad Ramdan dan dihadiri langsung Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Barat, Prof Dr H Ahmad Dahlan, M.Ag. Sedangkan pelantikan terhadap pengurus 8 PCM sendiri dilakukan Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM), Drs H Ajid Yatiman, MM.

‎Dengan dilantiknya 8 pimpinan cabang tersebut maka saat sudah terbentuk 20 PCM dan tinggal 6 kecamatan yang masih dalam proses penyusunan kepengurusan. Delapan PCM yang dilantik adalah Kecamatan Kasokandel, Maja, Sindangwangi, Cingambul, Talaga, Palasah, Cikijing, Malausma, Jatitujuh dan Kecamatan Banjaran.

Ketua PDM Muhammadiyah Kabupaten Majalengka, Drs H Ajid Yatiman, MM dalam sambutannya mengatakan, Muhammadiyah merupakan organisasi gerakan dakwah yang dilakukan bukan hanya dalam bentuk ibadah uluhiyah tetapi juga ibadah sosial yang menyangkut kemanusiaan dan dibutuhkan masyarakat.

Melalui gerakan dakwah tersebut Muhammadiyah berusaha membantu masyarakat melalui bidang pendidikan, kesehatan, pertanian dan sosial lainnya sesuai kebutuhan masyarakat masa kini.

‎Sementara itu Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Barat, Prof Dr H Ahmad Dahlan, M.Ag dalam sambutannya mengatakan, sebagai pimpinan Muhammadiyah Provinsi Jawa Barat menyampaikan terimakasih kepada PDM Majalengka yang dapat menyelenggarakan musyawarah pimpinan daerah.
Dengan pelaksanaan Muspimda ini semoga seluruh peserta dapat melaksanakan kegiatan dengan baik untuk kemajuan organisasi ke depan.

Baca Juga :  Panen Tebu Serentak Jadi Bukti Sinergi TNI dan Pemerintah dalam Mewujudkan Swasembada Pangan Nasional

Dalam kesempatan tersebut, Prof Dahlan mengajak agar seluruh kader Muhammadiyah Kabupaten Majalengka untuk menjadi umat manusia yang dapat memberikan makna dan dapat memberikan manfaat bagi alam sekitar. Dengan menjadi manusia yang bermakna maka hal itu sama seperti menjadi manusia yang barada di level satu yaitu manusia yang berdimensi amal jariyah yang amalnya terus mengalir meskipun orangnya sudah meninggal dan tidak ada di dunia.

‎”Manusia itu secara level dibagi lima level yaitu level lima manusia yang hidup tanpa tujuan, level empat manusia yang hidup karena hobi, level tiga manusia yang hidup karena cita-cita, level dua manusia yang hidup karena memiliki ilmu pengetahuan dan level satu manusia yang hidupnya bermakna bagi orang lain dan alam sekitar,” jelasnya.

‎Wakil Bupati Majalengka, Dena Muhamad Ramdan dalam dalam kesempatan itu mengatakan, atas nama pemerintah Kabupaten Majalengka mengucapkan terimakasih kepada jajaran pimpinan daerah Muhammadiyah yang telah melaksanakan musyawarah pimpinan daerah.

Muhammadiyah sampai saat ini sebagai salah satu ormas yang konsisten dalam membantu masyarakat dalam berbagai bidang terutama kesehatan, pendidikan, keagamaan dan ekonomi.

‎Saat ini kata Dena, kehidupan masyarakat dihadapkan dengan berbagai permasalahan yang sangat komplek sehingga membawa pengaruh kepada kualitas hidup yang semakin berat.

“Untuk menghadapi dan mengatasi berbagai persoalan tersebut dibutuhkan kerjasama yang nyata dengan semua pihak terutama organisasi Muhammadiyah yang saat ini termasuk ormas modern yang berkemajuan di bidang kemasyarakatan, kesehatan, pendidikan dan bidang lainnya,” kata Dena.

Muhammadiyah selalu hadir di depan tanpa membeda-bedakan golongan. Kepedulian tersebut tentunya menunjukkan kalau Muhammadiyah sebagai organisasi yang memiliki kepedulian tinggi dan patut menjadi contoh bagi seluruh masyarakat Indonesia. (Eko)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *