Oleh: Syamsudin Kadir
Penulis Belasan Buku Biografi Tokoh
Alhamdulillah hari ini Ahad 11 Januari 2026 pukul 16.00 WIB sampai selesai saya dan tim dari One Kid (Wanasaba Kidul) kembali turun ke lapangan hijau, tepatnya di lapangan Kodim 0620 Cirebon di Sumber, Cirebon, Jawa Barat. Kali ini bertanding melawan tim Putra Bima. Tim ini merupakan salah satu tim yang pernah menjadi lawan selama beberapa kali pertandingan di beberapa lapangan sepak bola yang ada di Cirebon, termasuk di lapangan sepak bola Bima, Kota Cirebon.
Permainan bola pendek tim Bima Putra cukup menyulitkan pemain One Kid dalam mengatur serangan dari berbagai penjuru: tengah, kiri dan kanan lapangan. Selain itu, umpan panjang tim lawan juga cukup menguras tenaga pemain belakang tim dalam menjaga pertahanan One Kid. Pada babak pertama One Kid kalah 2-1. Hal ini sempat membuat tim One Kid kebingungan dalam menyusun strategi dan menemukan pola permainan.
Setelah istirahat babak pertama, One Kid kembali menemukan pola permainan cepat dengan mengandalkan umpan pendek dengan pola bola cepat. Umpan lambung ala anak muda One Kid menjadi energi baru pada babak kedua. Selain itu, strategi “tukar posisi” pemain menjadi energi baru dan cukup membangun optimisme permainan. Kini pemain kembali On-Fire dengan semangat muda: “mesti menang”, minimal menyamakan kedudukan 2-2.
Hasil tak mengkhianati proses. Ungkapan ini berlaku dan dialami One Kid kali ini. Lima menit pertama babak kedua permainan cepat diperagakan. Daya serang terlihat lebih hidup. Bahkan pemain One Kid sukses menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Hal ini menambah semangat dan motivasi pemain semakin meningkat. Umpan pendek dan lambung tetap diperagakan sebagaimana yang dijalankan pada babak pertama. Hanya saja kali ini lebih atraktif.
Kedudukan 2-2 menjadi start baru bagi One Kid dalam menjalankan strategi dan pola permainan yang lebih atraktif dan menarik. Pemain belakang, gelandang dan penyerang di semua lini cukup sukses menjalankan tugasnya masing-masing. Bahkan memasuki menit ke-10 babak kedua pemain One Kid sukses menambah gol menjadi 3-2. Tim Bima Putra tak patah semangat. Serangan bertubi-tubi dilancarkan. Namun pertahanan One Kid cukup kokoh dan tak mengalah.
Selanjutnya, One Kid menjalankan serangan demi serangan. Pemain lini kanan, kiri dan tengah terus menjalankan tugasnya dalam memborbardir pertahanan Bima Putra. Saling serang terjadi begitu rupa dan cukup menegangkan kedua tim. Ambisi untuk menang dengan strategi menguatkan semua ini rupanya dipilih oleh kedua tim kali ini. Semangat untuk memenangkan pertandingan terlihat jelas di semua lini lapangan. Walau off-side juga terhitung cukup banyak: 12 kali.
Namun demikian, lapangan Kodim Cirebon tetap menjadi saksi keganasan tim One Kid. Pergantian pemain menambah daya serang dan semakin menemukan konteksnya. Dalam waktu berdekatan 2 gol berturut-turut sukses diraih oleh One Kid. Kini skor berubah menjadi 5-2. Bima Putra tak mengalah, daya serang justru semakin menjadi-jadi. Pemain belakang One Kid sempat terkecoh, bahkan selalu mendapatkan serangan di area 12 pas.
Terhitung dua kali Bima Putra mendapat peluang dengan hadiah tendangan pojok. Namun rupanya, pertahanan One Kid terlalu kokoh dan sukses mempertahankan bentengnya. Dua kali tendangan pojok gagal dimanfaatkan oleh Bima Putra. Tak lama kemudian, Bima Putra mendapat peluang baru. Kali ini tendangan bebas jarak 20 meter dari gawang One Kid. Namun lagi-lagi, bola hanya menyamping dari tiang gawang One Kid.
One Kid tak jumawa, namun daya serang semakin giat dilancarkan. Umpan pendek dan umpan lambung jauh tetap menjadi andalan. Rupanya strategi ini masih berdampak baik baik One Kid. Kini pemain One Kid kembali menambah gol menjadi 6-2. Pertahanan Bima Putra rupanya terlihat lelah, sehingga umpan lambung antara pemain One Kid mulai menemukan ruangnya. Bahkan tak lama berselang sukses menambah gol menjadi 7-2.
Lima menit menjelang akhir babak kedua, One Kid mendapat kesempatan tendangan bebas. Namun tendangan 30-an meter dari tiang gawang ini belum berhasil menambahkan gol. Bola yang ditendang oleh pemain gelandang tengah One Kid menipis 30-an cm di atas mistar gawang. Tak lama kemudian wasit meniup peluit tanda akhir permainan babak kedua. Angka 7-2 adalah bukti nyata bahwa kali ini One Kid On-Fire. Salam persahabatan, salam olahraga! (*)






