LOMBOK BARAT, GM – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh siswa MA. Dakwah Islamiyah Putra, Pondok Pesantren Nurul Hakim Kediri. Dua orang siswa terbaik madrasah dipercaya menjadi bagian dari Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Kecamatan Kediri, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kedua siswa tersebut adalah Fadlan Luthfi Hadi, siswa kelas XI IPA, dan Haziril Zikri Fatihah, siswa kelas XII Agama. Keduanya berhasil melewati proses seleksi yang cukup ketat dan bersaing dengan para siswa dari berbagai sekolah dan madrasah yang ada di wilayah Kecamatan Kediri.
Terpilihnya Fadlan dan Haziril menjadi Paskibra Kecamatan Kediri merupakan sebuah kebanggaan, tidak hanya bagi kedua siswa dan keluarga mereka, tetapi juga bagi Madrasah Aliyah Dakwah Islamiyah (MA.DI) Putra dan Pondok Pesantren Nurul Hakim. Kepercayaan tersebut menjadi bukti bahwa para santri tidak hanya mendapatkan pembinaan dalam bidang keagamaan dan akademik, tetapi juga memiliki kesempatan untuk mengembangkan kedisiplinan, tanggung jawab, kepemimpinan, serta jiwa kebangsaan.
Melewati Seleksi yang Ketat
Proses untuk menjadi anggota Paskibra bukanlah sesuatu yang mudah. Para peserta harus mengikuti serangkaian seleksi dan pembinaan dengan berbagai aspek penilaian. Kedisiplinan, ketangguhan fisik, sikap, mental, kemampuan baris-berbaris, tanggung jawab, serta kesiapan mengikuti seluruh rangkaian latihan menjadi bagian penting dalam proses tersebut.
Dari sekian banyak perwakilan siswa yang berasal dari berbagai sekolah di Kecamatan Kediri, akhirnya Fadlan Luthfi Hadi dan Haziril Zikri Fatihah dinyatakan terpilih untuk mengemban amanah sebagai bagian dari pasukan pengibar bendera pada upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Bagi keduanya, amanah tersebut tentu bukan sekadar kebanggaan pribadi. Menjadi Paskibra merupakan tanggung jawab besar karena mereka membawa nama baik keluarga, madrasah, pondok pesantren, sekaligus menjadi bagian dari generasi muda yang turut mengambil peran dalam momentum peringatan kemerdekaan bangsa.
Kepala Madrasah Berikan Support
Sebagai bentuk perhatian dan dukungan kepada para siswa, Kepala Madrasah Aliyah Dakwah Islamiyah Putra datang secara langsung untuk memberikan support kepada Fadlan dan Haziril menjelang pelaksanaan tugas mereka.
Kehadiran Kepala Madrasah menjadi bentuk apresiasi sekaligus motivasi agar kedua siswa tersebut dapat menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya. Dukungan tersebut juga menjadi pesan bahwa setiap prestasi dan kontribusi siswa, baik di bidang akademik, keagamaan, olahraga, seni, maupun kegiatan kebangsaan, mendapatkan perhatian dan penghargaan dari pihak madrasah.
Dalam kesempatan tersebut, kedua siswa diharapkan tetap menjaga kesehatan, kedisiplinan, kekompakan, serta nama baik madrasah dan pondok pesantren selama menjalankan tugas
Mengemban Amanah pada 17 Agustus
Fadlan Luthfi Hadi dan Haziril Zikri Fatihah dijadwalkan menjalankan tugas pada upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin, 17 Agustus 2026, yang akan dilaksanakan di Lapangan Kecamatan Kediri, Lombok Barat, NTB.
Momentum tersebut akan menjadi pengalaman berharga bagi keduanya. Berdiri bersama putra-putri terbaik Kecamatan Kediri dalam satu barisan Paskibra untuk mengibarkan Sang Merah Putih tentu menjadi kebanggaan tersendiri sekaligus sebuah pengalaman pendidikan yang tidak diperoleh hanya melalui pembelajaran di ruang kelas.
Bagi lingkungan pesantren, keterlibatan santri dalam kegiatan kebangsaan seperti ini juga menjadi bagian dari proses pendidikan karakter. Santri diajarkan untuk memiliki kecintaan kepada tanah air, menghargai jasa para pahlawan, menjaga kedisiplinan, serta mampu berkontribusi positif di tengah masyarakat.
Menjadi Inspirasi bagi Santri Lain
Keberhasilan Fadlan dan Haziril diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi siswa-siswa lainnya di Madrasah Aliyah Dakwah Islamiyah Putra. Prestasi tersebut menunjukkan bahwa santri memiliki peluang yang luas untuk berkiprah di berbagai bidang selama memiliki kemauan, kedisiplinan, kesungguhan, dan kesiapan untuk menjalani proses.
Pihak madrasah menyampaikan rasa syukur dan bangga atas terpilihnya kedua siswa tersebut. Dengan harapan, amanah yang diberikan dapat dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab dan menjadi pengalaman yang memberikan nilai positif bagi perjalanan pendidikan mereka.
Selamat Bertugas Kepada Fadlan Luthfi Hadi dan Haziril Zikri Fatihah
Semoga senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, kelancaran, dan keteguhan dalam menjalankan amanah sebagai bagian dari Paskibra Kecamatan Kediri. Dari madrasah dan pesantren untuk bangsa, santri siap berkontribusi, berprestasi, dan mengabdi untuk negeri. Dirgahayu Republik Indonesia ke-81. Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur. (RS/SK)






