CIREBON, GM – Dalam rangka mendukung implementasi prinsip ESG (Environmental, Social and Governance), PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 3 Cirebon terus memperkuat komitmennya melalui gerakan pengelolaan sampah berkelanjutan di lingkungan kerja. Langkah ini menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang bersih, sehat dan ramah lingkungan sekaligus membangun budaya kerja yang bertanggung jawab.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai inisiatif nyata yang melibatkan seluruh pekerja. Gerakan ini berfokus pada pengelolaan sampah secara terpilah, mulai dari sampah organik, anorganik, hingga bahan berbahaya dan beracun (B3). Selain itu, KAI Daop 3 Cirebon juga mendorong pengurangan sampah dari sumbernya dengan membatasi penggunaan plastik sekali pakai, termasuk botol minum dan kemasan makanan di lingkungan kerja.
Sebagai bagian dari gerakan ini, pekerja juga diajak untuk membiasakan penggunaan wadah makan dan minum pribadi, serta mendukung program paperless melalui digitalisasi administrasi guna mengurangi limbah kertas.
Upaya pengelolaan sampah ini turut didukung dengan penyediaan fasilitas tempat sampah terpilah di berbagai titik area kerja, serta pengelolaan lanjutan guna memastikan sampah dapat didaur ulang atau diolah secara tepat. Lingkungan kerja yang bersih dan tertata diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan sekaligus produktivitas pekerja.
Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, menyampaikan bahwa gerakan ini merupakan bagian dari tanggung jawab perusahaan dalam menjaga kelestarian lingkungan.
“Pengelolaan sampah yang baik bukan hanya menjadi kewajiban, tetapi juga budaya yang harus dibangun bersama. Melalui langkah sederhana seperti memilah dan mengurangi sampah, kita dapat memberikan kontribusi nyata bagi lingkungan,” ujarnya. Rabu (6/5/2026).
“Langkah kecil yang konsisten dilakukan setiap hari akan membawa perubahan besar di masa depan. KAI Daop 3 Cirebon berkomitmen untuk terus menghadirkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan,” tutup muhib. (Yus)






