Pendidikan

Mengenal Asa Anyagfiro Lii Robbi, Wisudawati Terbaik IAI Nurul Hakim Lombok Tahun 2026

80
×

Mengenal Asa Anyagfiro Lii Robbi, Wisudawati Terbaik IAI Nurul Hakim Lombok Tahun 2026

Share this article
IMG 20260804 WA0030
Asa Anyagfiro Lii Robbi, wisudawati terbaik IAI Nurul Hakim Lombok Barat Tahun 20226. Foto : Istimewa/GM

LOMBOK BARAT, GM – Namanya Asa Anyagfiro Lii Robbi. Ia lahir di Mataram pada 2 Maret 2001 silam. Gadis berusia 25 tahun ini merupakan anak kedua dari enam saudara dari pasangan suami – istri yaitu Bapak Jamiludin Naksi S. Ag. dan Ibu Hj. Marhamah. Saudara-saudari kandungnya adalah Imam Shofhil Jamil, Syahidah Umniyatil Ulya, dan Wafdilil Haqqi Jamil. Bapak dan ibu kandungnya berpisah atau bercerai setelah ibu kandungnya dimadu selama lima tahun. Asa memiliki dua adik beda ibu yaitu Humairo ‘Aala Urobbi dan Zahira Nurramdhani Jamil

Pengalaman Pendidikan Formal

Asa, demikian ia akrab disapa, menempuh pendidikan di TKIT Anak Sholeh Mataram pada tahun 2005-2007. Lalu melanjutkan ke pendidikan dasar di SDIT Anak Sholeh Mataram pada tahun 2007-2013. Sekarang sekolah ini berubah menjadi SDIT Anak Sholeh 1 Mataram.

Kemudian ia melanjutkan pendidikan SMP dan SMA di Pondok Pesantren Al-Muwahhidin di Lelede, Lombok Barat tahun 2014-2019. Sebelum masuk Al-Muwahhidin, ia sempat nyantri satu semester di Pondok Pesantren Nurul Hakim, tepatnya asrama Putri Timur, di Kediri, Lombok Barat, NTB.

Giat dan semangatnya untuk mencari ilmu makin tak terbendung. Karena itu, setelah nyantri, ia pun melanjutkan pendidikan tinggi di LTIQ Asy-Syifa di Subang, Jawa Barat selama 2 tahun, sejak 2019 hingga 2021. Kemudian karena berbagai kendala teknis, akhirnya ia kembali ke kampung halaman, di Mataram. Lalu, pada tahun 2022 ia melanjutkan pendidikan tinggi di IAI Nurul Hakim, di Kediri, Lombok Barat NTB, tepatnya di Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI).

Wisudawati Terbaik IAI Nurul Hakim 2026

Tak terasa, setelah selama empat tahun menempuh proses kuliah, akhirnya ia pun meraih gelar sarjana pendidikan atau S.Pd. Pada Sabtu 1 Agustus 2026 lalu, ia menjadi salah satu mahasiswi dari ratusan mahasiswa-mahasiswi yang mengikuti acara wisuda ke-XX IAI Nurul Hakim. Bahkan ia meraih prestasi sebagai wisudawati terbaik dengan IPK 3,82.

Baca Juga :  USK Majalengka Gelar Sidang Skripsi Sesi I

“Selamat dan sukses kepada wisudawan wisudawati terbaik pada Wisuda ke-XX Sarjana Strata Satu (S1) Institut Agama Islam Nurul Hakim atas nama Asa Anyagfiro Lii Robbi atas prestasi gemilang telah berhasil menyelesaikan study dengan IPK 3,82. Semoga pencapaian ini menjadi awal kesuksesan yang lebih besar dan membawa manfaat bagi agama, bangsa dan umat. Aamiin!,” ucapan resmi Dr. Sahrizal Fahlawi, M.Pd.I. selaku Ketua Ketua Program Studi Manajemen Pendidikan Islam IAI NH yang kini viral di media sosial.

Bagi Asa, gelar dan apresiasi yang ia peroleh dari IAI Nurul Hakim merupakan anugerah Allah. Menurut dia, tak ada motivasi khusus untuk menjalani proses pendidikan dan meraih apresiasi juga prestasi. Hanya saja, ia selalu berupaya untuk menjaga niat ikhlas dan doa yang tulus. Selain itu, ia selalu mendapat nasehat dari banyak orang agar rendah hati dan percaya pada kemampuan diri sendiri.

“Sejujurnya tidak ada motivasi khusus dan sesuatu yg dilakukan secara khusus, akan tetapi tetap rendah hati, selalu percaya pada kemampuan diri dan terus diiringi dengan ikhtiar serta doa tiada henti,” ungkapnya.

Ia pun berpesan kepada pelajar dan mahasiswa, termasuk santri sekaligus maha santri di berbagai lembaga pendidikan di seluruh Indonesia untuk lebih giat dalam belajar dan mencari ilmu. Kata dia, doa yang sungguh-sungguh dan rendah hati adalah kunci kesuksesan terutama dalam mencari ilmu dan menempuh pendidikan.

“Pesan saya kepada para pelajar semua, teruslah belajar dan berusaha dengan giat agar segala hal yg kalian inginkan bisa tercapai, akan tetapi jangan pernah lupa diiringi dengan doa yang sungguh-sungguh. Jangan pernah melihat sesuatu yang di bawah kalian, karena itu akan menimbulkan rasa sombong. Tapi tetaplah lihat sesuatu yg berada di atas kalian, jadikan itu sebagai acuan dan motivasi untuk diri sendiri agar bisa menjadi yang lebih baik lagi,” jelasnya.

Baca Juga :  Peringati Hardiknas 2026, Wali Kota Ajak Perkuat Spirit Pendidikan Sebagai Proses Memanusiakan Manusia

Cita-cita dan Doa Tulus Sang Ibu

Perihal cita-cita dan karier ke depan, Asa fokus untuk mengembangkan potensi diri, termasuk keterampilan tertentu sehingga semakin berkembang. Apapun itu, kata dia, yang penting dapat menunjang karier dirinya, kini dan selanjutnya.

“Saya berharap dapat terus mengembangkan potensi yang saya miliki dan terus belajar agar skill yang saya punya bisa berkembang lagi,” ujar sosok yang baru saja diterima sebagai guru di SDIT Anak Sholeh 1 Mataram ini.

Sang ibu, Hj. Marhamah, pun menyampaikan rasa syukur, haru dan bangga atas apa yang dicapai putrinya ini. Kata sosok alumni Nurul Hakim ini, kondisi orangtua tak menjadi penghalang bagi sang anak untuk meraih kesuksesan dan dalam berkarier.

“Teruslah berjuang, berkarya dan menjadi inspirasi dan bermanfaat untuk banyak orang. Teruslah menjadi permata kebanggaan umi.
Umi sayang kakak,” ucapnya dengan penuh haru dan bangga.

Pesan Kepada Orangtua, Keluarga, Generasi Muda dan IAI Nurul Hakim

Apa yang dicapai Asa kini adalah jasa besar para sosok yang ia cintai. Mereka adalah orangtua juga keluarga besarnya. Bagi dia, mereka adalah pendukung yang baik dan panutan terbaik pula dalam banyak hal.

“Pesan dan harapan kepada orangtua dan keluarga; teruslah dukung setiap pencapaian yang dicapai sekecil apapun dan semoga terus menjadi panutan bagi setiap anak,” harapnya.

Asa juga tak lupa mengapresiasi dan berpesan kepada pimpinan dan dosen di IAI NH yang telah membimbing, mendidik dan mengajarinya tentang banyak hal selama 4 tahun. Walau hanya 4 tahun, menurut dia, IAI NH telah berjasa besar bagi jenjang pendidikan dan kehidupannya.

“Semoga IAI NH terus mencetak generasi dengan prestasi yang gemilang dan berakhlak qur’ani,” ucapnya dengan penuh harap.

Baca Juga :  Tingkatkan Mutu Pendidikan, SDIT Tahfizh Sabilul Qur'an Kota Cirebon Adakan Workshop Literasi Nasional untuk Guru

Asa pun berbagi salah satu ungkapan bijak Roy T Bennett yang sangat memotivasi dirinya selama ini. “Don’t be pushed around by the fears in your mind. Be led by the dreams in your heart”. Intinya kata dia, jangan biarkan ketakutan dalam pikiran kita mengendalikan kita. Tapi biarkan mimpi dalam hati kita yang memimpin kita. (SK)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *