MAJALENGKA, GM – Institut Agama Islam (IAI) Nusintama Majalengka terus berupaya mempersiapkan diri untuk menyambut tahun akademik baru 2026-2027. Sebagai lembaga pendidikan tinggi baru yang hadir di tengah persaingan cukup ketat antar perguruan tinggi swasta dan dunia industri, IAI Nusintama berupaya memperkuat kompetensi para dosennya.
Kepala Biro Akademik, Keuangan, Umum dan Kepegawaian IAI Nusintama, Herman Beni, MA mengatakan, IAI Nusintama merupakan salahsatu lembaga pendidikan tinggi yang baru saja hadir di Kabupaten Majalengka. Kehadiran kampus keagamaan ini untuk memberikan kesempatan dan membuka peluang bagi masyarakat sekitar dan Jawa Barat pada umumnya guna menuntut ilmu pada bidang yang belum ada di kampus lain.
”Sebagai lembaga pendidikan tinggi yang baru saja hadir di tengah persaingan yang cukup tinggi antar perguruan tinggi dan dunia industri, tentu saja kami harus menyiapkan diri sedemikian rupa khususnya kompetensi para dosen dan tenaga kependidikannya. Karena itu sebelum memasuki tahun akademik baru, kami melakukan berbagai upaya dan langkah konkret seperti menggelar In House Training (IHT) bagi para dosen,” jelas Herman Beni kepada jurnalis, kemarin (13/8/2026).
Dikatakan dosen yang biasa disapa Beni ini, dalam pelaksanaan IHT kali ini pihaknya menjalin kerjasama dengan kampus lain dalam hal Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam hal pemateri. Panitia pelaksana menghadirkan Dr Aip Saripudin, M.Pd sebagai praktisi dan dosen di UINSCC untuk menjadi pemateri.
Lanjut Beni, tema yang diangkat dalam pelaksanaan IHT kali ini adalah “Penguatan Kompetensi Dosen Melalui Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dan Outcam Based Education (OBE),”.
Dengan mengangkat tema tersebut diharapkan para dosen akan terus berupaya untuk meningkatkan dan menguatkan kompetensinya sebagai tenaga pengajar pada lembaga pendidikan tinggi.
Terlebih lagi kata Beni, saat ini persaingan dunia pendidikan semakin ketat sehingga dengan pemahaman dan penguasaan materi dan teknik maka implementasi kurikulum MBKM dapat dijalankan dengan optimal.
Para dosen sebagai salahsatu sumber informasi dan ilmu pengetahuan bagi para mahasiswa, dituntut untuk memiliki strategi dan metode yang jitu dalam mentransfer bidang keilmuan dan keterampilan kepada para mahasiswanya.
Ditambahkan Beni, IHT yang diikuti seluruh dosen Institut Agama Islam Nusintama Majalengka kali ini dilaksanakan di aula kampus setempat pada hari Rabu, 12 Agustus 2026. Kegiatan dibuka langsung oleh Rektor IAI Nusintama Majalengka, Prof Dr H Adang Jumhur Salikin, M.Ag. (Eko)






