Majalengka

Ujang Bey Ajak Rakyat Memilih Orang yang Memberi Manfaat

9
×

Ujang Bey Ajak Rakyat Memilih Orang yang Memberi Manfaat

Share this article
IMG 20260925 WA0055
PENDIDIKAN PEMILIH Anggota DPR RI Komisi ll, Ujang Bey, SIP, MP. Menyerahkan kenang-kenangan kepada Kepala Desa dan aparat desa yang salah satu warganya menerima bantuan Rutilahu dalam acara Pendidikan Pemilih dan Berkelanjutan Tahun 2026 di Ballroom Achiera Hotel di Jatiwangi, Kabupaten Majalengka, Jumat (25/9/2026) Foto : Waska Eko/GM.

MAJALENGKA, GM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Majalengka kembali melakukan kolaborasi dengan anggota Komisi II DPR RI, Ujang Bey, S.IP, MIP menggelar kegiatan sosialisasi pendidikan pemilih berkelanjutan tahun 2026. Acara yang diikuti perwakilan masyarakat peserta pemilu dari beberapa desa tersebut dengan menghadirkan beberapa warga penerima bantuan rehab rumah tidak layak huni (Rutilahu) di beberapa desa Kabupaten Majalengka seperti di Desa Banjaran, Kecamatan Maja dan Desa Sirnagalih, Kecamatan Lemahsugih.

‎Ketua KPU Kabupaten Majalengka, Teguh Fajar Putra Utama dalam sambutannya mengatakan, sebagai pimpinan KPU memberikan apresiasi kepada semua pihak yang telah bekerja keras sehingga terlaksananya kegiatan sosialisasi pendidikan pemilih berkelanjutan tahun 2026. Perlu diketahui bahwa pada pemilu tahun 2024 Kabupaten Majalengka merupakan salahsatu daerah yang tingkat partisipasi pemilihnya cukup tinggai di Jawa Barat.

‎”Tingkat partisipasi pemilih di Kabupaten Majalengka pada Pilkada Serentak 2024 mencapai angka 76,44 persen, yang membawa kabupaten ini masuk dalam tiga besar kabupaten/kota dengan tingkat partisipasi tertinggi di Jawa Barat. Pencapaian angka tersebut tentu saja karena adanya partisipasi dari semua pihak, baik para penyelenggara pemilu maupun masyarakat yang dari waktu ke waktu terus mengalami peningkatan secara signifikan,” jelas Teguh Fajar Putra Utama dalam sambutan acara sosialisasi pendidikan pemilih berkelanjutan tahun 2026 yang berlangsung di Ballroom Achiera Hotel Jatiwangi Kabupaten Majalengka, Jumat (25/9/2026).

‎Sementara itu anggota DPR RI Komisi II, Ujang Bey, SIP.MIP dalam sambutannya mengatakan, demokrasi yang baik itu diantaranya adalah demokrasi yang mampu melahirkan anggota DPRD dan DPR RI yang dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Salahsatu maaf itu adalah saat ada program dari pemerintah seperti bantuan rumah tidak layak huni (Rutilahu) dapat diberikan kepada masyarakat di daerah pemilihannya.

Baca Juga :  PDM Serahkan SK Kepala SMK Muhammadiyah Majalengka

‎”Dalam kegiatan pendidikan pemilih berkelanjutan ini sengaja saya meminta agar menjadi pesertanya berasal dari berbagai unsur, baik itu tokoh masyarakat dan masyarakat secara umum. Dengan hadirnya peserta dari berbagai unsur termasuk masyarakat yang telah menerima manfaat program saya seperti bantuan rutilahu, maka diharapkan kedepan akan terjadi kolaborasi bahwa masyarakat yang telah memilih saya sebagai anggota DPR dapat merasakan langsung manfaatnya,” jelas Ujang Bey.

‎Menurut Ujang Bey, dalam hal menghadirkan program yang dibutuhkan masyarakat di daerah pemilihan khususnya Kabupaten Majalengka, memang berlaku secara umum kepada yang berhak menerimanya sesuai ketentuan yang berlaku. Kenapa dikatakan demikian, sebab dalam menentukan penerima bantuan tersebut setelah dinilai sesuai ketentuan, maka tidak pernah ditanyakan apakah saat pemilu memilih atau tidak anggota DPR yang mengusahakan bantuannya.

‎”Hanya saja dengan peserta yang hadir saat ini dari berbagai unsur, masyarakat, tokoh masyarakat dan aparat desa, maka kedepan dalam pemilu yang akan datang dapat memilih calon yang betul-betul dapat memberikan manfaat. Diharapkan dengan kegiatan ini masyarakat tidak lagi seperti memilih kucing dalam karung, tetapi betul memilih calon yang sudah jelas orangnya dan sudah dirasakan manfaatnya,” tandas Ujang Bey.

‎Dalam kegiatan sosialisasi pendidikan pemilih berkelanjutan tahun 2026, KPU Kabupaten Majalengka menghadirkan pemateri dari Universitas Sindang Kasih Majalengka, Dr Muaz, M.Pd. Pemateri yang cukup berpengalaman dalam penyelenggaraan pemilu khususnya tingkat kecamatan tersebut mengangkat tema “Demokrasi dan Pemilu di Indonesia antara Siklus dan Harapan” yang menggambarkan tentang sejarah demokrasi dan kehidupan masyarakat di negara demokrasi yang hasilnya cukup beragam, ada yang masih buruk, sedang dan bagus sesuai dengan dengan bagaimana sosok pemimpin atau anggota legislatif terpilih yang telah dipilih masyarakat. (Eko)
‎
‎

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *