Cirebon

Prof Hamim Ilyas Ketua Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah Wafat

2
×

Prof Hamim Ilyas Ketua Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah Wafat

Share this article
IMG 20260523 WA0004
Foto : Dok Keluarga/Istimewa/GM

CIREBON, GM – Muhammadiyah kembali kehilangan sosok ulama dan intelektual sekaligus cendekiawan muslim yang dikenal alim, teduh, dan rendah hati. Kali ini yang wafat adalah Prof. Hamim Ilyas, Ketua Majelis Tarjih Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

“Innalillahi wa inna ilaihi raajiun. Keluarga besar Muhammadiyah berduka atas wafatnya Ketua Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. Hamim Ilyas, pada Sabtu (23/5/2026) sekitar pukul 01.40 WIB di RSA UGM, Yogyakarta,” tulis Prof. Dr. Haedar Nashir di akun facebooknya.

Menurut Prof. Haedar, almarhum sebelumnya menjalani perawatan di RSA UGM selama kurang lebih sepuluh hari. Setelah sempat pulang, kondisi almarhum kembali menurun dan dirawat lagi sejak Rabu (20/5/2026).

Warisan Pemikiran Almarhum

Pemikiran almarhum tentang Tauhid Rahamutiyah menjadi salah satu gagasan penting dalam pengembangan Islam Berkemajuan di Muhammadiyah.

Tauhid Rahamutiyah merupakan konsep teologi Islam yang menegaskan bahwa Allah SWT. Yang Maha Esa memiliki sifat dasar rahmah atau kasih sayang.

Gagasan yang dipopulerkan Prof. Hamim Ilyas tersebut menempatkan kasih sayang transformatif sebagai inti keimanan dan amal saleh.

Dalam pandangan ini, seluruh ciptaan dan syariat Allah ditujukan untuk menghadirkan kemaslahatan, keadilan sosial, perdamaian, dan kesejahteraan umat manusia. Karena itu, ajaran Islam tidak berhenti pada tataran konseptual dan ritual semata, melainkan harus diwujudkan dalam tindakan nyata yang membawa manfaat bagi kehidupan.

“Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya almarhum. Semoga Allah SWT. menerima seluruh amal ibadahnya, mengampuni segala khilafnya, serta menempatkannya di jannatun na’im,” harap Prof. Haedar Nashir. (Syam)

Baca Juga :  Satlantas Polres Cirebon Kota Melakukan Pendekatan Persuasif dan Berikan Edukasi Kepada Pengemudi Truk Bahaya ODOL

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *