Nasional

Satu Dasawarsa PMI Dea Malela, Tabligh Akbar Ustadz Adi Hidayat Dibanjiri Ribuan Jamaah

5
×

Satu Dasawarsa PMI Dea Malela, Tabligh Akbar Ustadz Adi Hidayat Dibanjiri Ribuan Jamaah

Share this article
IMG 20260713 WA0004
Foto : Ist/GM

SUMBAWA, GM – Pesantren Modern Internasional (PMI) Dea Malela menyambut usia satu dasawarsa atau sepuluh tahun dengan menggelar Tabligh Akbar yang diisi Ustadz Dr. H. Adi Hidayat., Lc., MA., di Masjid Agung Nurul Huda, Sumbawa, NTB pada Sabtu (11/7/2026).

Kegiatan yang dihadiri Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., dan Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori ini menjadi bagian dari tasyakuran atas perjalanan panjang PMI Dea Malela dalam mendidik generasi bangsa sejak didirikan pada 18 Juni 2016.

Bupati H. Jarot, mengapresiasi kiprah PMI Dea Malela dalam menyemai “Tunas Cendekia mewujudkan peradaban utama” di Tana’ Samawa.

“Peradaban besar tidak lahir dari bangunan semata, melainkan dari manusia yang berakhlak dan memiliki kedekatan dengan Allah SWT. Kehadiran pesantren ini adalah keistimewaan bagi masyarakat Kabupaten Sumbawa,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, H. Jarot juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan masyarakat melalui berbagai gerakan, seperti Shalat Subuh berjamaah, gerakan zakat profesi bagi ASN, serta program “Sumbawa Hijau Lestari” yang mengajak masyarakat menanam pohon sebagai bentuk sedekah jariyah dan upaya menjaga kelestarian lingkungan.

Pengasuh PMI Dea Malela, Prof. Dr. Din Syamsuddin, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas perkembangan pesantren yang kini telah mendatangkan santri dari berbagai daerah di Indonesia, mulai dari Papua hingga Aceh, bahkan dari mancanegara seperti Kamboja, Taiwan, Filipina, Pakistan, Rusia, dan segera menyusul dari Afghanistan.

“Banyak anak Sumbawa yang dididik di sini kini telah melanjutkan studi S1 di berbagai negara seperti Rusia, Amerika, Turki, Malaysia, Tiongkok, Kazakhstan, Saudi Arabia, hingga Mesir. Ini adalah upaya nyata kami dalam meningkatkan kualitas SDM untuk Sumbawa dan dunia Islam,” ungkap Mantan Ketua Umum PP. Muhammadiyah itu.

Baca Juga :  Kantor Pertanahan Kota Administrasi Jakarta Pusat Gelar Nonton Bareng Film Tanah Sengketa sebagai Upaya Edukasi Masyarakat tentang Pentingnya Legalitas Aset Pertanahan

Acara utama diisi dengan tausiyah oleh Ustadz Dr. H. Adi Hidayat, Lc., MA (UAH). Dalam ceramahnya, UAH memberikan apresiasi khusus kepada Bupati Sumbawa dan jajaran pemerintah daerah yang dinilainya sangat kompak, terutama dalam tradisi menjaga Shalat Subuh berjamaah di Masjid Agung.

UAH mengulas secara mendalam makna kehidupan sebagai khalifah di bumi, merujuk pada kisah Nabi Adam AS dan Sayyidah Hawa. Ia menjelaskan bahwa hidup adalah amanah untuk memberikan manfaat sebanyak-banyaknya.

“Islam datang memberikan panduan bagaimana mengelola hidup agar melahirkan kualitas. Jika bicara harus bermanfaat, mendengar harus yang bermanfaat, dan melangkah harus ke tempat yang bermanfaat. Itulah kunci sukses dan kebahagiaan sebagai khalifah,” ungkap UAH.

Acara yang dihadiri ribuan jamaah tersebut menjadi inspirasi dan bukti nyata bahwa lembaga pendidikan yang dikelola secara serius dan profesional memiliki daya tarik tersendiri serta perlu dikembangkan di berbagai daerah di seluruh Indonesia. (SK)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *