CIREBON, GM – Upaya penguatan pendidikan karakter di luar ruang kelas terus dilakukan SDIT Ibnu Abbas Talun, Kabupaten Cirebon. Sekolah yang berada di bawah naungan Yayasan Namira ini menggelar Perkemahan Jum’at Sabtu atau Perjusa sebagai sarana pembelajaran kontekstual bagi peserta didik.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jumat – Sabtu (9-10/2026), bertempat di Bumi Perkemahan Cipaniis, Kabupaten Kuningan. Perjusa tahun ini mengangkat tema “Bersama Alam Membentuk Karakter: Mandiri, Disiplin, Peduli dan Berpartisipasi Di Alam Terbuka” dengan mengedepankan konsep Jelajah, Belajar, Bertumbuh, Bersama.
Kepala SDIT Ibnu Abbas, Dedy Nugraha, dalam sambutannya menyampaikan, Perjusa menjadi momentum penting bagi siswa untuk belajar secara langsung tentang kehidupan mandiri dan sosial di luar lingkungan rumah dan sekolah.
Ia menekankan tiga poin utama dalam kegiatan ini. Pertama, belajar mandiri, dimana siswa dilatih untuk melakukan aktivitas sehari-hari seperti tidur dan makan bersama teman tanpa bergantung pada orang tua. Kedua, belajar di alam, yang bertujuan menumbuhkan sikap berani, kebersamaan, dan kekompakan antar peserta. Ketiga, belajar menjaga diri sendiri, sebagai bekal kedisiplinan dan tanggung jawab pribadi saat berada di alam terbuka.
Menurutnya, melalui tiga pembelajaran tersebut, siswa diharapkan mampu mengembangkan kecakapan hidup dan karakter positif yang menjadi bekal dalam kehidupan sehari-hari.
Rangkaian kegiatan Perjusa sendiri disusun secara sistematis dan edukatif. Pada hari pertama, Jumat 9 Oktober, peserta mengikuti proses registrasi dan cek in pada pukul 12.30 sampai 13.30, dilanjutkan upacara pembukaan pukul 15.45 sampai 16.30.
Materi kebersamaan dikuatkan melalui permainan edukatif pada pukul 16.30 sampai 17.30, dan malam harinya diisi dengan api unggun serta pentas kreatifitas siswa pada pukul 20.00 sampai 22.00 sebagai wadah ekspresi dan penguatan mental.
Memasuki hari kedua, Sabtu 10 Oktober, peserta dibiasakan dengan kegiatan mandiri dan senam pagi pada pukul 05.00 sampai 06.00 untuk melatih kedisiplinan. Kegiatan inti berupa hiking dan jejak alam berlangsung pada pukul 06.45 sampai 10.00 yang bertujuan mengenalkan lingkungan, navigasi sederhana, dan kepedulian terhadap kelestarian alam.
Selanjutnya peserta mengikuti kegiatan berenang pada pukul 10.00 sampai 11.00 sebagai aktivitas penyegaran dan kebugaran, sebelum akhirnya ditutup dengan upacara penutupan pada pukul 12.30 sampai 13.00.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen SDIT Ibnu Abbas dalam menerapkan pendidikan holistik yang mengintegrasikan aspek akademik, karakter, dan pengalaman langsung di alam. (SK)






