Nasional

Sumbawa Barat Juara Fahmil Putra MTQ XXXI NTB, Gabungan Tiga Pesantren Targetkan Nasional

58
×

Sumbawa Barat Juara Fahmil Putra MTQ XXXI NTB, Gabungan Tiga Pesantren Targetkan Nasional

Share this article
IMG 20260614 WA0029
Foto : Istimewa/GM

LOMBOK TENGAH, GM – Tim Fahmil Al-Qur’an putra Kabupaten Sumbawa Barat berhasil meraih juara pada babak final MTQ XXXI Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Tahun 2026. Regu FQ006 mencatat nilai tertinggi dengan 1.350 poin.

Pada final yang berlangsung sengit tersebut, posisi kedua ditempati regu FQ0016 asal Lombok Timur dengan nilai 1.175 poin, sedangkan regu FQ0012 asal Lombok Utara memperoleh 450 poin.

Tim juara diperkuat oleh Hafizul Fikar, Muhammad Sultan Rifai, dan Anugerah Safitra. Ketiganya merupakan gabungan peserta dari MAN 1 Sumbawa Barat, Pondok Pesantren Al Ikhlas, dan Pondok Pesantren Nurul Hakim Kediri, Lombok Barat.

Hafizul Fikar mengaku perlombaan berlangsung cukup menegangkan. Ia bahkan menyebut salah satu kelemahan timnya berada pada aspek hafalan karena masing-masing anggota hanya memiliki hafalan sekitar 10 juz. Namun, mereka berusaha menutupi kekurangan tersebut dengan belajar dan memahami materi Fahmil Al-Qur’an secara mendalam.

“Lumayan menegangkan. Kami menghafal mati-matian. Kami ini kurang di hafalan, punya hafalan cuma 10 juz, tapi alhamdulillah bisa memenangkannya,” ujar Hafizul, Ahad (14/6/2026).

Pelatih pendamping tim, Faturrahman, menjelaskan bahwa penggabungan peserta dari tiga lembaga pendidikan dilakukan karena keterbatasan sumber daya manusia untuk cabang Fahmil Al-Qur’an di Sumbawa Barat. Meski berasal dari sekolah dan pesantren yang berbeda, para peserta mampu membangun kekompakan hingga meraih hasil terbaik.

Menurutnya, keberhasilan tersebut juga tidak lepas dari peran pelatih utama, Dewi Iskandarwati, yang selama ini membina dan mendampingi persiapan tim.

Setelah meraih gelar juara tingkat provinsi, tim Fahmil Al-Qur’an putra Sumbawa Barat menargetkan dapat melanjutkan prestasi hingga tingkat nasional.

Hafizul juga berpesan kepada peserta yang ingin mengikuti cabang Fahmil Al-Qur’an agar tidak hanya fokus menghafal materi. Menurutnya, pemahaman terhadap materi menjadi kunci penting dalam menjawab soal-soal yang diujikan.

Baca Juga :  Beli Apartemen Tak Cukup Cuma SHMSRS, Cek Juga Hak atas Tanah Dasarnya

“Terus berjuang dan perbanyak belajar. Fahmil itu bukan hanya menghafal materi yang diberikan, tetapi juga memahami materi tersebut karena itu yang paling penting,” katanya. (SK)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *