Opini

Cantiknya Bukit Muhammadiyah Di Manggarai Barat NTT

19
×

Cantiknya Bukit Muhammadiyah Di Manggarai Barat NTT

Share this article
IMG 20260515 WA0010
Foto : Istimewa/GM

Oleh: Syamsudin Kadir

Penulis Buku “Selamat Datang Di Manggarai Barat”

MUHAMMADIYAH memang selalu membuat kejutan demi kejutan baru. Bukan saja bagi warga persyarikatan khususnya tapi juga bagi warga non Muhammadiyah pada umumnya. Pada suasana negara termasuk Manggarai Barat atau Mabar NTT dirundung bencana non alam: Covid-19, medio 2020-2022 lalu, yang menimbulkan dampak dalam banyak aspek, justru dari Muhammadiyah kita mendapat kabar unik dan menarik. Tepatnya dari salah satu aset Muhammadiyah.

Ya, bukit Muhammadiyah, demikian saya menyebutnya, yang terletak di Kampung Lemes, Macang Tanggar, Manggarai Barat-NTT tetiba dan mendadak terkenal. Setelah sekian waktu “dipenjara” untuk menghindari dampak Covid-19, warga Labuan Bajo dan sekitarnya kalau itu begitu berani dan ramai mengunjungi tempat yang luasnya sekitar 62 hektar ini. Bahkan keluarga saya dari kampung pun berkunjung ke tempat ini.

Saya sendiri belum pernah berkunjung ke salah satu aset terbesar Muhammadiyah ini. Namun dari berbagai video dan foto yang dipublikasi di jagat maya oleh para pengunjung, saya bisa menyaksikan bagaimana warga begitu ramai berkunjung ke tempat ini. Keluarga saya sendiri turut berkunjung ke tempat ini. Suatu suasana baru yang membuat keluarga dan warga tidak terlalu terkungkung dengan anjuran tinggal di rumah kala itu.

Bagaimana pun, saya sendiri merasakan pengapnya pikiran manakala berdiam lama di rumah. Tentu suasana semacam ini butuh refreshing juga selingan. Jadi sangat wajar bila warga berkunjung di tempat ini. Suatu tempat yang bukan saja menarik, tapi memang punya daya tarik yang luar biasa bagi siapapun. Bukan saja bagi pengunjung tapi juga bagi saya yang sekadar menyaksikan video dan foto yang disebar para pengunjung, termasuk kiriman dari keluarga di kampung.

Baca Juga :  Fitur Masyarakat Indonesia untuk Peradaban Dunia

Bukit ini pun menjadi salah satu bukit paling ramai dan viral kala itu, bahkan hingga akhir-akhir ini. Kini, ia bukan saja ramai dikunjungi para pengunjung tapi juga diperbincangkan di jagat maya. Berbagai video dan foto menyebar begitu rupa dengan latar uniknya yang tentu saja beragam. Suasananya begitu menarik dan bikin penasaran untuk dikunjungi. Suasananya yang benar-benar alami membuatnya makin dijadikan sebagai daerah tujuan akhir pekan.

Konon, di bukit ini bakal dibangun universitas dan beberapa sekolah. Entah kapan pastinya, tapi saya mendengar informasi dari beberapa pengurus persyarikatan Muhammadiyan bahwa memang akan dibangun sekolah, termasuk kampus atau universitas. Unsur Pimpinan Muhammadiyah dari Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah NTT hingga Pimpinan Daerah Muhammadiyah Manggarai Barat pun sudah beberapa kali berkunjung ke tempat ini.

Seperti biasa, kita mesti mengakui secara jujur apa adanya bahwa Muhammadiyah memang selalu hadir dengan cara yang berbeda dan unik. Ia selalu menghadirkan kemajuan bagi semua tanpa sekat dan batas apapun. Lembaga pendidikannya terbuka dan bisa diakses oleh semua kalangan lintas latar belakang. Proses pencerahan dan pencerdasan pun dilakukan tanpa rasa ragu sedikit pun. Muhammadiyah pun bukan saja pengusung modernitas dan toleransi, tapi juga menjadi “mbah” atau pelaku utamanya.

Kabar baiknya, bukit ini sangat indah dan saya sendiri lebih mudah menyebutnya dengan bukit cantik Muhammadiyah. Dikelilingi berbagai pohon dan tumbuh-tumbuhan hijau yang menarik perhatian pengunjung. Kicauan burung yang sesekali terbang di sekitaran bukti ini menjadi daya tarik lain. Udara yang begitu sejuk menyelingi hangatnya matahari di siang hari. Seluruh keindahan membuat mata berbinar-binar. Di sini bukan saja bikin cinta menjadi tambah menyala, tapi juga rindu menjadi semakin menggebu-gebu.

Baca Juga :  Niken Saptarini Widiyawati; Mendobrak Sekat Tradisi, Menenun Kesetaraan Di Bumi Gora

Saya sangat percaya bahwa Muhammadiyah mampu mengelola dan menata kawasan ini secara serius dan profesional. Bukan saja dengan menghadirkan lembaga pendidikan yang bisa diakses berbagai kalangan, tapi juga menjadikan beberapa titik pada tempat ini sebagai kawasan destinasi wisata alam yang bukan saja unggul, kreatif dan inovatif tapi juga berdampak secara ekonomi dan melek ekologi. Sehingga eksistensinya berdampak dan memajukan.

Bila perlu nanti di sini dibangun juga perpustakaan buku termewah dan terbesar di Indonesia. Di samping masjid sebagai pusat pengkaderan dan pencerahan internal warga persyarikatan. Termasuk pusat seni-budaya dan ekonomi kreatif berbasis warga dan kelokalan. Ini bakal tambah menarik bagi siapapun. Terutama bagi warga sekitar dan para pengunjung dari luar kota bahkan luar negeri.

Bahkan jika memungkinkan didirikan juga hotel atau home stay, rumah makan atau restoran, kolam renang, pusat perbelanjaan dan pusat olahraga seperti lapangan sepak bola, lapangan futal, dan sebagainya. Ini benar-benar menjadi objek wisata yang oke punya. Sehingga berkunjung ke tempat ini mendapatkan berbagai paket inspirasi yang luar biasa dan kaya tapi meriah dan murah.

Ya, hal ini akan menjadi penambah daya tarik pengunjung agar semakin tergoda untuk berkunjung dan terus berkunjung. Bukan sekali tapi berkali-kali. Bukan saja pengunjung atau warga lokal Labuan Bajo dan sekitarnya tapi juga dari luar Labuan Bajo bahkan dari berbagai kota dan negara. Sehingga siapapun secara lega dan riang bilang begini: Cantiknya Bukit Muhammadiyah Di Manggarai Barat. Maha Kuasa Allah atas segala keindahan atau kecantikan ciptaan-Nya! (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *