Nasional

Eni Widyawati Desak Polresta Mataram Segera Ungkap Kasus Kematian Putrinya

81
×

Eni Widyawati Desak Polresta Mataram Segera Ungkap Kasus Kematian Putrinya

Share this article
IMG 20260713 WA0066
Foto : Istimewa/GM

MATARAM, GM – Keluarga almarhumah mahasiswi Universitas Mataram (Unram) Nadya Dwi Rhamadany (NDR) asal Kabuapten Sumbawa Barat (KSB), mendatangi Polresta Mataram, Senin (13/7/2026).

Didampingi kuasa hukum, Lalu Anton Hariawan, keluarga korban meminta penjelasan terkait perkembangan penyidikan kasus dugaan pembunuhan yang menimpa putri mereka.

Diketahui, Nadya ditemukan meninggal dunia di kamar kosnya di Mataram pada Ahad (17/5/2026).

Dugaan sementara, korban meninggal akibat tindak pembunuhan. Sementara pelaku tindakan keji ini belum juga terungkap.

Bersama kuasa hukum, pihak keluarga diterima langsung oleh Kasatreskrim bersama sejumlah penyidik. Dalam pertemuan tersebut, keluarga mempertanyakan sejauh mana progres penanganan perkara yang mendapat perhatian dari berbagai kalangan ini.

“Kami sudah bertemu dengan kasatreskrim dan penyidik. Tadi dijelaskan perkembangan penyidikan. Memang ada beberapa hal yang tidak bisa disampaikan ke media karena masih menjadi rahasia penyidikan,” ujar Lalu Anton Hariawan.

Ia pun mengungkapkan bahwa penyidik telah mengantongi calon tersangka dalam kasus tersebut. Pihak keluarga pun mengapresiasi kinerja aparat kepolisian yang dinilai bekerja secara profesional dalam mengungkap perkara ini.

“Pada intinya penyidik sudah mengarah dan telah mengantongi calon tersangka. Kami melihat kerja mereka luar biasa dan profesional,” jelasnya.

Keluarga korban juga menyoroti hilangnya sejumlah barang milik korban, yakni sepeda motor dan telepon genggam. Mereka menduga, jika barang tersebut sengaja disembunyikan, maka hal itu dapat dikategorikan sebagai upaya merintangi proses penyidikan.

“Kalau memang ada yang menyembunyikan, itu jelas merintangi penyidikan. Kami bahkan akan memberikan hadiah bagi siapa saja yang bisa menemukan dua barang tersebut,” tambah pengacara yang bermurah senyum ini.

Terkait hasil pemeriksaan laboratorium forensik (puslabfor), pihak keluarga menyebut penyidik telah mengantongi hasilnya. Namun detailnya belum bisa dipublikasikan.

Baca Juga :  Anggota DPR RI Komisi VIII KH Maman Imanulhaq Mengecam Keras Aksi Challenge Hafalan Surah Ad-Dhuha Berhadiah Miras

“Intinya, penyidik sudah bekerja maksimal. Mereka bahkan sampai melakukan pemeriksaan ke Kabupaten Sumbawa Barat (KSB),” ujarnya.

Keluarga berharap proses hukum dapat segera memasuki tahap gelar perkara, sehingga pelaku dapat segera ditetapkan dan mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

“Kami berharap kalau penyidik sudah yakin, segera dilakukan gelar perkara dan pelaku segera ditetapkan,” katanya.

Hal senada disampaikan ibu korban, Eni Widyawati yang menginginkan kasus kematian anak gadisnya dapat segera terungkap secara terang benderang dan pelaku dihukum seberat-beratnya.

“Harapan kami, kasus ini bisa terungkap dan pelaku mendapat hukuman yang seberat-beratnya,” ujarnya. (SK)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *