Cirebon

OJK Cirebon Perkuat Sinergi dan Edukasi pada 540 Siswa di Kabupaten Cirebon jadi Generasi Cerdas Keuangan

0
×

OJK Cirebon Perkuat Sinergi dan Edukasi pada 540 Siswa di Kabupaten Cirebon jadi Generasi Cerdas Keuangan

Share this article
IMG 20260826 WA0027
Foto : Istimewa/GM

CIREBON, GM – Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Cirebon semakin mempererat kerja sama dengan pemerintah daerah, institusi pendidikan, asosiasi industri, dan pelaku usaha jasa keuangan untuk mempromosikan budaya menabung dan meningkatkan literasi serta inklusi keuangan masyarakat melalui peringatan Hari Indonesia Menabung (HIM) Tahun 2026.

Puncak acara Hari Indonesia Menabung 2026 diadakan untuk 540 siswa dari Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Cirebon di Kabupaten Cirebon, dengan fokus mengembangkan kebiasaan menabung dan kemampuan mengelola keuangan sejak dini.

Acara tersebut dihadiri oleh Bupati Cirebon, Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, Wali Kota Cirebon yang diwakili oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Cirebon, serta Bupati Majalengka yang diwakili oleh Asisten Daerah Bidang Perekonomian dan Pembangunan. Hadir pula Kepala Perwakilan Bank Indonesia Cirebon dan Kepala Sekolah Rakyat.

Perhimpunan Bank Perkreditan Rakyat Indonesia (Perbarindo) Komisariat Cirebon dan Bank Perkreditan Rakyat (BPR) turut mengambil peran sebagai mitra strategis dalam memperluas akses dan edukasi keuangan kepada masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Cirebon memberikan apresiasi kepada OJK Cirebon dan semua pihak yang berperan dalam pelaksanaan Hari Indonesia Menabung 2026.

Menurutnya, kebiasaan menabung sebaiknya diperkenalkan sejak dini sebagai bagian dari pembentukan karakter generasi muda karena mengajarkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, kemampuan menentukan prioritas, serta perencanaan masa depan.

Bupati Cirebon juga melihat Sekolah Rakyat sebagai tempat strategis untuk membangun karakter, kemandirian, dan kecakapan hidup para murid, termasuk kemampuan mengelola keuangan dengan bijak. Pemerintah Kabupaten Cirebon menyatakan dukungannya untuk memperkuat kerja sama dengan OJK dan industri jasa keuangan guna memperluas edukasi dan akses keuangan bagi masyarakat, khususnya generasi muda.

“Menabung bukan sekadar menyisihkan uang. Di dalamnya terdapat nilai kedisiplinan, tanggung jawab, kemampuan menentukan prioritas, dan kebiasaan merencanakan masa depan. Karena itu, budaya menabung harus kita tanamkan sejak dini sebagai bagian dari pendidikan karakter anak-anak kita,” ujar Bupati Cirebon.

Baca Juga :  Babinsa Kebon Baru Evakuasi Orang Tak Dikenal Mengalami Kejang-kejang

Sinergi Membangun Generasi Cerdas Keuangan

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Cirebon menyatakan bahwa memperkuat budaya menabung sejak usia sekolah adalah elemen penting dalam membangun perilaku keuangan yang sehat. Selain itu, ini juga mempersiapkan generasi muda untuk menghadapi kebutuhan ekonomi masa depan. Menurutnya, pendidikan keuangan harus dilakukan secara berkelanjutan dan melibatkan berbagai pihak agar kesadaran tentang pentingnya menabung dapat berkembang menjadi kebiasaan sehari-hari.

Senada dengan itu, Ketua DPRD Kabupaten Cirebon mengungkapkan apresiasinya terhadap pelaksanaan Hari Indonesia Menabung 2026 yang memfokuskan pada pelajar sebagai salah satu sasaran utama edukasi.

“Literasi keuangan bukan hanya tentang bagaimana anak-anak mengenal dan menggunakan uang, tetapi juga bagaimana mereka belajar menentukan prioritas, membedakan kebutuhan dan keinginan, serta bertanggung jawab terhadap keputusan keuangannya. Karena itu, edukasi seperti ini penting untuk terus diperkuat sejak lingkungan sekolah,” ujar Ketua DPRD Kabupaten Cirebon.

Literasi Keuangan Meningkat, Budaya Menabung Perlu Terus Diperkuat

Berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2026 yang diselenggarakan OJK bersama Badan Pusat Statistik (BPS), indeks literasi keuangan masyarakat Indonesia mencapai 69,57%, meningkat dari 66,64% pada 2025, sementara indeks inklusi keuangan mencapai 93,61%, meningkat dari 92,74% pada 2025. Peningkatan tersebut menunjukkan semakin luasnya pemahaman dan akses masyarakat terhadap produk dan layanan jasa keuangan, namun tetap perlu diiringi penguatan perilaku keuangan yang sehat agar masyarakat dapat menggunakan produk dan layanan keuangan secara bijak, aman, dan sesuai kebutuh

OJK Cirebon: Menabung Bukan Sekedar Menyimpn, tetapi Menyiapkan Masa Depan

Kepala OJK Cirebon menyampaikan bahwa Hari Indonesia Menabung menjadi momentum untuk memperkuat gerakan bersama dalam membangun generasi yang cerdas dan berdaya secara finansial. OJK Cirebon terus mendorong edukasi keuangan yang konsisten dan dekat dengan kehidupan sehari-hari anak, termasuk melalui penguatan Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN), program inklusi keuangan bagi pelajar, serta pengembangan budaya menabung dan kepemilikan rekening sejak usia sekolah. Menurutnya, pembentukan kebiasaan menabung sejak dini tidak hanya mendukung inklusi keuangan, tetapi juga membantu anak belajar mengelola kebutuhan dan keinginan serta mempersiapkan masa depan.

Baca Juga :  Gerakan Pangan Murah, Pemkot Cirebon Salurkan Paket Protein Hewani untuk Cegah Stunting

“Kami ingin Hari Indonesia Menabung tidak berhenti sebagai sebuah momentum tahunan. Lebih dari itu, kami ingin menumbuhkan kebiasaan. Karena ketika menabung sudah menjadi kebiasaan sejak dini, anak-anak akan belajar mengelola keuangan, memahami kebutuhan dan keinginan, serta mulai merencanakan masa depan,” ujar Kepala OJK Cirebon.

Perbarindo dan BPR Perkuat Ekosistem Menabung

Perbarindo Komisariat Cirebon bersama industri BPR turut mendukung pelaksanaan HIM 2026 melalui penguatan budaya menabung dan inklusi keuangan. Kolaborasi tersebut memperkuat peran BPR/BPRS sebagai lembaga jasa keuangan yang dekat dengan masyarakat, tidak hanya dalam menyediakan akses layanan keuangan, tetapi juga dalam mendukung edukasi dan pembentukan kebiasaan menabung

Sekolah Rakyat Menjadi Titik Awal Membamgun Generasi Cerdas Keuangan

Pemilihan Sekolah Rakyat sebagai lokasi puncak Hari Indonesia Menabung 2026 menjadi bagian dari upaya membangun karakter dan kecakapan hidup peserta didik, termasuk kemampuan mengelola keuangan. Melalui edukasi dan pengenalan budaya menabung, siswa diharapkan dapat membangun kebiasaan keuangan yang baik sejak dini dan menerapkannya di lingkungan keluarga maupun masyarakat. Keterlibatan guru dan orang tua juga menjadi penting dalam memperkuat keteladanan serta pendampingan agar kebiasaan tersebut dapat tumbuh secara berkelanju

Apresiasi bagi Lembaga Jasa Keuangan Penggerak Literasi dan Inklusi Keuangan

Sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi industri jasa keuangan dalam memperkuat budaya menabung serta meningkatkan literasi dan inklusi keuangan segmen pelajar, OJK Cirebon memberikan penghargaan kepada Lembaga Jasa Keuangan (LJK) yang menunjukkan capaian dan kinerja terbaik dalam mendukung implementasi Program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) serta pelaksanaan edukasi keuangan bagi pelajar di wilayah Ciayumajakuning. Adapun penghargaan diberikan dalam beberapa kategori sebagai berikut:

Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi sekaligus dorongan bagi industri jasa keuangan untuk terus memperluas implementasi KEJAR dan meningkatkan edukasi keuangan bagi pelajar di wilayah Ciayumajakuning

Baca Juga :  Ribuan Warga Hadiri Shalat Idhul Fitri Di Kampus 3 UMADA Kota Cirebon

Sinergi Ciayumajakuning untuk Generasi Masa Depan 

Kehadiran pemerintah daerah, KPwBI Cirebon, DPRD, dunia pendidikan, Perbarindo, dan industri jasa keuangan dalam Hari Indonesia Menabung 2026 menjadi wujud komitmen bersama dalam memperluas literasi dan inklusi keuangan di wilayah Ciayumajakuning. OJK Cirebon akan terus memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk mendorong masyarakat yang semakin cerdas, inklusif, dan terlindungi dalam menggunakan produk dan layanan jasa keuangan.

“Hari Indonesia Menabung adalah momentum untuk menanamkan satu pesan sederhana kepada generasi muda: masa depan tidak hanya dipersiapkan dengan cita- cita, tetapi juga dengan kebiasaan baik yang dilakukan sejak sekarang. Salah satunya adalah menabung dan mengelola keuangan secara bijak,” tutup Kepala OJK Cirebon.

OJK Cirebon akan terus memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat serta mendorong terciptanya masyarakat yang semakin cerdas, inklusif, dan terlindungi dalam menggunakan produk dan layanan jasa keuangan. ***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *