LOMBOK BARAT, GM – Yayasan Nurul Hakim Lombok kembali menggelar penyembelihan hewan kurban sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Raya Iduladha 1447 H. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, pada 27, 28, dan 30 Mei 2026, bertempat di halaman Masjid Al-Walidaen Kulliyatul Mu’allimin wal Mu’allimat Al-Islamiyah Kampus 3 Yayasan Nurul Hakim Lombok.
Tahun ini, yayasan menyembelih sebanyak 14 ekor sapi dan 4 ekor kambing. Sebagian besar, yakni 13 ekor sapi dan 3 ekor kambing, disembelih di lingkungan Yayasan Nurul Hakim Lombok. Satu ekor sapi disembelih di Babul Mujahidin Nurul Hakim 2, sementara satu ekor kambing disembelih di Desa Bayan, Lombok Utara. Jumlah tersebut menjadi cerminan semangat berkurban yang terus tumbuh dan mengakar di lingkungan yayasan dari tahun ke tahun.
Seluruh rangkaian kegiatan selama tiga hari berjalan dengan tertib dan lancar. Daging kurban didistribusikan kepada berbagai pihak, baik di lingkungan internal yayasan maupun masyarakat sekitar. Di lingkungan internal, penerima manfaat meliputi seluruh santri putra-putri Nurul Hakim, pembina, pengawas, dan pengurus harian Yayasan Nurul Hakim Lombok, serta seluruh dosen, guru, dan karyawan.
Jangkauan distribusi turut meluas hingga ke masyarakat sekitar pondok pesantren. Tujuh dusun menjadi bagian dari penerima manfaat, yakni Dusun Sedayu Tengah, Sedayu Timur, Sedayu Selatan, Karang Bedil Selatan, Karang Bedil Timur, Karang Kuripan Barat, dan Dusun Datar. Tak hanya itu, daging kurban juga disalurkan kepada jamaah majelis ta’lim, yaitu Majelis Ta’lim Masjid Zakaria, Majelis Ta’lim Bangket Dalem, dan Majelis Ta’lim Numpeng. Distribusi berjalan merata dan disambut antusias oleh warga yang hadir.
Ketua Panitia Kurban 1447 H, Ustadz H. Hammad Al-Mujaddidy, menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas kelancaran seluruh rangkaian kegiatan.
“Alhamdulillah, pelaksanaan kurban tahun ini berjalan tertib dan lancar selama tiga hari. Semua pihak terlibat dengan penuh tanggung jawab, dari proses penyembelihan hingga distribusi daging kepada masyarakat. Ini adalah wujud kebersamaan kita sebagai keluarga besar Yayasan Nurul Hakim Lombok,” ungkapnya.
Ia pun menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya apabila dalam pelaksanaan ini terdapat kekurangan dan kekhilafan, baik dalam pelayanan maupun distribusi.
“Semoga ke depan kami dapat terus berbenah dan memberikan yang lebih baik. Semoga ibadah kurban ini diterima Allah SWT. dan menjadi berkah bagi kita semua,” lanjutnya.
Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum bagi yayasan untuk mempererat hubungan dengan masyarakat sekitar. Luasnya jangkauan distribusi mencerminkan komitmen Yayasan Nurul Hakim Lombok dalam menjalankan fungsi sosial keagamaan secara konsisten, tidak hanya terbatas pada lingkungan internal pesantren, tetapi juga menyentuh lapisan masyarakat yang lebih luas.
Melalui pelaksanaan kurban 1447 H ini, Yayasan Nurul Hakim Lombok menegaskan kembali perannya sebagai lembaga pendidikan Islam yang tidak hanya fokus pada pembinaan ilmu dan akhlak, tetapi juga hadir sebagai bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat di sekitarnya.
Semangat berbagi dan kepedulian sosial yang tercermin dalam ibadah kurban ini diharapkan terus menjadi ruh yang menggerakkan seluruh program dan kegiatan yayasan di masa mendatang. (MA)






