LOMBOK TIMUR, GM – Seorang calon siswa SMAN 1 Keruak, Lombok Timur, NTB, berinisial Z, warga Desa Mendana Raya, diduga menjadi korban penipuan saat melakukan daftar ulang di lingkungan sekolah. Korban diduga ditipu oleh seorang pria yang berpenampilan rapi layaknya guru atau pegawai sekolah, Sabtu (27/6/2026).
Menurut keterangan ibu korban, Nur Aini, kejadian bermula pada Sabtu (27/6/2026) pagi, saat anaknya sedang mengisi formulir daftar ulang, tiba-tiba seorang pria berpakaian batik rapi, bercelana panjang dan mengenakan sepatu menghampiri korban lalu menawarkan bantuan.
Korban yang mengira pria tersebut merupakan salah seorang guru di sekolah kemudian mengikuti arahan pelaku. Korban diajak menuju sebuah ruang kelas kosong dengan alasan akan dipinjamkan pulpen sekaligus dibantu mengurus proses administrasi.
“Anak saya kira dia salah seorang guru di sana. Dia bilang, ‘ayo ikut saya, nanti saya pinjamkan pulpen’. Setelah itu anak saya diajak ke ruangan kosong dan diminta menyerahkan uang supaya diurus langsung ke kepala sekolah,” ungkap Nur Aini.
Tanpa menaruh curiga, korban kemudian menyerahkan uang yang dibawanya kepada pelaku. Setelah menerima uang, pria tersebut diduga langsung meninggalkan lokasi. Belakangan diketahui, jumlah kerugian yang dialami salah satu korban mencapai sekira Rp1.450.000.
Kasus tersebut terungkap setelah salah seorang guru yang juga merupakan kakak dari korban menanyakan keberadaan formulir dan uang pendaftaran. Setelah dilakukan pengecekan CCTV di sekitar lokasi, diketahui terdapat korban lain berinisial W dari Batu Rimpang dengan pelaku yang diduga sama, namun menggunakan modus berbeda.
“Korban ada dua orang, tapi dengan modus yang berbeda dan pelakunya diduga orang yang sama. Tadi pagi kami juga sudah melapor ke polisi, semoga pelakunya bisa segera tertangkap,” lanjutnya.
Adanya kejadian ini, masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati dan memastikan kejelasan identitas setiap pihak yang menawarkan bantuan selama proses pendaftaran berlangsung di lingkungan sekolah. (SK)






