CIREBON, GM – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Cirebon menggelar Halal Bihalal dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan, sebagai upaya mempererat silaturahmi pasca idulfitri sekaligus memperkuat komitmen profesionalisme insan pers.
Ketua PWI Kota Cirebon, Muhammad Alif Santosa, menegaskan pentingnya menjaga solidaritas dan menjunjung tinggi kode etik jurnalistik. Ia mengingatkan bahwa wartawan tidak kebal hukum, sehingga kepatuhan terhadap kode etik menjadi kunci perlindungan dalam menjalankan tugas.
“Wartawan wajib berpegang pada kode etik agar terhindar dari persoalan hukum maupun ancaman lainnya,” ujarnya, Sabtu (25/4/2026).
Alif juga mendorong anggota PWI mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW) sebagai standar profesionalitas. Menurutnya, UKW menjadi indikator penting dalam memastikan kualitas dan kredibilitas jurnalis.
Dalam kesempatan tersebut, ia mengapresiasi Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar atas pendekatan humanis melalui filosofi “AB3” (Ada, Berpikir, Berbuat, Bermanfaat), yang dinilai berdampak nyata bagi masyarakat.
Sementara itu, Kapolres Eko Iskandar menekankan pentingnya sinergi antara kepolisian dan media. Ia menyebut peran wartawan sangat strategis dalam menyampaikan informasi sekaligus edukasi kepada publik.
“Keberhasilan kepolisian tidak lepas dari dukungan media. Kolaborasi ini harus terus dijaga,” katanya.
Ia juga mengakui masih adanya kekurangan di internal kepolisian dan berkomitmen melakukan pembenahan demi peningkatan kinerja.
Kegiatan ditutup dengan tausiyah dan ramah tamah, memperkuat kebersamaan antara insan pers dan kepolisian. PWI berharap sinergi ini terus terjaga demi menciptakan ekosistem informasi yang sehat dan kondusif di Kota Cirebon. (Yus)






