CIREBON, GM – Majelis Tabligh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Cirebon menggelar Pengajian Hari Ber-Muhammadiyah bertempat di Masjid Tejasuar Muhammadiyah, Jalan Tuparev No. 70, Kedawung, Cirebon, Ahad pagi (26/4/2026).
Kegiatan ini dihadiri oleh ratusan jamaah dari jajaran Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM), Organisasi Otonom (Ortom) seperti Aisyiyah, Pemuda Muhammadiyah, NA, dan para praktisi pendidikan seperti guru dan dosen, serta karyawan di lingkungan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) se-Kabupaten Cirebon.
Novan Hardiyanto, MM., selaku Ketua PDM Kabupaten Cirebon, yang hadir sebagai pembicara menyampaikan materi bertajuk “Refleksi Idul Fitri; Kembali Kepada Ajaran Agama Islam”. Dalam ceramahnya, Novan memberikan penekanan khusus pada kualitas spiritual seorang muslim setelah menunaikan ibadah di bulan Ramadan. Menurutnya, esensi dari “kembali ke ajaran Islam” adalah kemampuan seseorang untuk mengelola diri.
“Orang yang benar-benar bersyukur dan bersabar adalah mereka yang senantiasa bersiap diri untuk menahan hawa nafsu. Mereka mampu menjaga akal agar tetap berpikir objektif, sehingga segala tindakannya selalu berorientasi pada menyeru kepada kebaikan (amar ma’ruf),” tegasnya.
Menurutnya, kemampuan mengendalikan diri merupakan kunci dalam membangun pribadi muslim yang kokoh, berintegritas, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan Persyarikatan.
Ia menambahkan, kejernihan dalam berpikir yang dibimbing oleh agama akan mencegah seseorang terjebak dalam kepentingan sesaat yang merugikan diri dan umat.
Saat ditemui setelah pengajian, Ketua Majelis Tabligh PDM Kabupaten Cirebon, Rudiyanto, S.Kep., Ners., menyampaikan bahwa pengajian ini menjadi pengganti Pengajian Ba’da Idulfitri yang biasanya diselenggarakan pada bulan Syawal, sekitar dua pekan setelah Hari Raya Idulfitri.
“Selain sebagai ajang silaturahim, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memperkuat pemahaman keislaman dan ideologi Muhammadiyah bagi seluruh warga Persyarikatan,” ungkap Rudiyanto.
Melalui Pengajian Hari Bermuhammadiyah ini, diharapkan semangat dakwah, ukhuwah, dan komitmen dalam menjalankan ajaran Islam semakin kokoh di kalangan warga Muhammadiyah Kabupaten Cirebon, sekaligus memperkuat peran Muhammadiyah dalam membangun masyarakat yang berkemajuan. (SK)






