Cirebon

Pengurus Ikatan Tunanetra Kabupaten Cirebon Adakan Sosialisasi dan Edukasi di SDIT Ibnu Abbas Talun

45
×

Pengurus Ikatan Tunanetra Kabupaten Cirebon Adakan Sosialisasi dan Edukasi di SDIT Ibnu Abbas Talun

Share this article
IMG 20260523 WA0030
Foto : Istimewa/GM

CIREBON, GM – Dalam upaya peningkatan kesadaran masyarakat mengenai pendidikan inklusi dan pengenalan organsiasi bagi stabilitas, Pengurus Daerah Ikatan Tunanetra Muslim Indonesia (ITMI) Kabupaten Cirebon bekerjasama dengan Inovasi adakan kunjungan ke SDIT Ibnu Abbas, Talun, Cirebon, Jawa Barat, Sabtu (23/5/2026).

Pada sambutannya, Kepala SDIT Ibnu Abbas, Dedy Nugraha, S.Pd. mengapresiasi kunjungan pengurus ITMI Kabupaten Cirebon ke lembaga yang dipimpinnya.

“Kegiatan ini diharapkan memberikan keilmuan kepada guru-guru SDIT Ibnu Abbas dalam upaya mewujudkan kesetaraan peserta didik berkebutuhan khusus. Saya berharap kegiatan ini dapat memudahkan dalam rangka mengembangkan dan mengimplementasikan pendidikan inklusif ke sekolah-sekolah, lembaga-lembaga pendidikan sehingga di harapkan kesetaraan dalam pendidikan,” ungkapnya.

Rombongan pengurus ITMI Kabupaten Cirebon ini didampingi oleh dua pendamping yaitu Sukarno dan Muniarsih. Kali ini ada tiga pengurus yang menyampaikan materi “Sosialisasi Pendidikan Inklusi” dalam bentuk makalah bertema “Pendidikan Inklusi Sebagai Upaya Mewujudkan Kesetaraan Peserta Didik Berkebutuhan Khusus”.

Salah satu pendamping, Sukarno, dirinya menemani salah satu pengurus tunanetra, Muhammad Abdurohim, berawal dari ojek online. Sejak itu hingga saat ini dirinya selalu mendampingi Abdurohim bila memiliki kegiatan atau kunjungan ke berbagai tempat.

Muniarsih pun mengamini apa yang disampaikan oleh Sukarno. Menurutnya, dirinya makin peduli pada mereka yang secara fisik terlihat terbatas, tapi memiliki potensi yang dahsyat. Bahkan kata dia, para tunanetra ini memiliki prestasi tersendiri sesuai minat dan bakatnya.

Suci Hardiyanti, salah satu pengurus ITMI yang turut hadir menjelaskan bahwa organisasi ITMI sudah terbentuk lama dan saat ini merupakan pengurus baru yang hendak dikenalkan ke berbagai elemen termasuk lembaga pendidikan.

“Alhamdulillah pengurus dan komunitas ini sudah terbentuk lama. Sekarang pengurus baru mau dikenalkan sekalian melakukan sosialisasi ke lembaga pendidikan,” ungkap mahasiswi semester 6 Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) di Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon ini.

Baca Juga :  Ratusan Paket Sabu Terungkap Polisi Dalam Tas Ransel Putih

Komunitas tunanetra merupakan komunitas yang menarik, kreatif dan potensial. Salah satu pengurus ITMI, Muhammad Abdurohim, misalnya, adalah terapis handal dan guru di sebuah SLB di Kabupaten Cirebon. Bahkan ia juga merupakan penghafal al-Quran 10 juz yang kini aktif juga sebagai pengajar Al-Quran Braile.

Selain itu, Jura dan Iwanto, dua pengurus yang turut hadir dalam kunjungan kali ini merupakan terapis yang produktif. Sementara Suci Hardianti merupakan salah satu pelari di Kabupaten Cirebon. Ia sudah pernah berkompetisi di Bandung, Malang dan berbagai kota lainnya.

Suci pun berharap suatu saat bisa menulis buku sebagai media yang mendokumentasikan gagasan, cerita dan pengalaman, termasuk gagasan dirinya juga teman-temannya.

“Saya ingin bangat Pak, saya ingin menulis buku. Kebetulan saya suka bikin tulisan pendek juga. Semoga terwujud, mohon bimbingannya Pak,” ujarnya dengan penuh antusias.

“Alhamdulillah Pak, mohon doanya biar kami bisa berbenah, terutama saya agar bisa menambah hafalan al-Quran,” harapnya. (Syam)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *