Nasional

Dinkes Manggarai Barat dan LAZNAS Dewan Dakwah Resmikan Pos Kesehatan Tambahan di Nangabere, Lembor Selatan

2
×

Dinkes Manggarai Barat dan LAZNAS Dewan Dakwah Resmikan Pos Kesehatan Tambahan di Nangabere, Lembor Selatan

Share this article
IMG 20260905 WA0021
Foto : Istimewa

LABUAN BAJO, GM – Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai Barat, NTT bersama LAZNAS Dewan Dakwah melalui program Nur Health Connection meresmikan pos kesehatan di Dusun Bangko, Desa Nangabere, Kecamatan Lembor Selatan, Kabupaten Manggarai Barat, NTT.

Pos kesehatan tersebut mulai beroperasi mulai selasa,11 Agustus 2026, dan memberikan pelayanan kepada masyarakat, sebagai upaya mendekatkan akses dan pelayanan kesehatan bagi warga yang selama ini menghadapi kendala jarak dan geografis.

Direktur Pendistribusian dan Pendayagunaan LAZNAS Dewan Dakwah, Ramdani, mengatakan program Nur Health Connection dirancang sebagai inovasi untuk menjawab persoalan keterbatasan akses kesehatan di wilayah pedalaman.

Program tersebut memanfaatkan teknologi telemedicine, untuk menghubungkan masyarakat di daerah terpencil dengan tenaga medis. Pos kesehatan ini juga didukung jaringan internet satelit, untuk menjaga konektivitas serta panel surya sebagai sumber energi utama.

Selain itu, fasilitas tersebut dilengkapi sejumlah peralatan kesehatan seperti USG portable, EKG, nebulizer, suction, dan tabung oksigen serta penyediaan obat generik.
Kehadiran ekosistem canggih ini diibaratkan seperti oase di tengah padang pasir oleh pembina Nurhealth connection yg juga dokter spesialis beda sekaligus salah satu ketua IDI pusat bidang bencana.

“Seperti ikhtiar siti hajar dalam mencari menemukan air Zam-zam, mulai hari ini telah hadir zam-zam sebagai sumber kesehatan bagi masyarakat. Melalui optimalisasi sarana komunikasi kini setiap keluhan warga bisa langsung di tangani dokter spesialis yang tepat,” ungkap Dokter Iqbal.

Kepala Puskesmas Nangalili, Sariman Syukur, yang mewakili Kepala Dinas Kesehatan Manggarai Barat, dalam sambutannya mengatakan, pelayanan kesehatan primer saat ini menghadapi tantangan yang semakin kompleks.

Menurutnya, masyarakat membutuhkan pelayanan yang tepat, cepat, aman, dan berkualitas. Karena itu, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta ketersediaan sarana prasarana, alat kesehatan dan obat-obatan menjadi bagian penting dalam meningkatkan mutu pelayanan.

Baca Juga :  Kementerian ATR/BPN Kejar Sertipikasi 11 Juta Rumah MBR hingga 2029

“Kami menyampaikan terima kasih kepada LAZNAS Dewan Dakwah dan Nur Health Connection yang telah menunjukkan bahwa kepedulian kepada sesama tidak mengenal jarak dan batas, ” kata Sariman.

Ia juga mengatakan, pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat. Kolaborasi dengan organisasi keagamaan, lembaga sosial, dunia usaha, dan berbagai elemen masyarakat diperlukan untuk menjangkau wilayah-wilayah yang masih memiliki keterbatasan fasilitas kesehatan.

Sementara itu, Hudzaifah, Kepala Desa Nangabere, menyampaikan apresiasi kepada LAZNAS Dewan Dakwah yang telah memilih Desanya sebagai tempat pelakasanaan program Nur Health Connection.

Ia menambahkan, masyarakat Desa Nangabere khususnya Kampung Bangko dan Wae Raja, harus menempuh jarak yang cukup jauh untuk mendapatkan pelayanan kesehatan

Tenaga kesehatan yang bertugas di pos kesehatan tambahan tersebut, merupakan tenaga kesehatan yang selama ini bertugas di Puskesmas Pembantu Desa Nangabere.

Selain memberikan pelayanan kepada masyarakat, tenaga kesehatan tersebut nantinya akan mendapatkan pelatihan dan pendampingan dari sejumlah dokter spesialis di Jakarta melalui pertemuan daring menggunakan Zoom meeting. (SK)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *