Cirebon

OJK Cirebon Mendapat Apresiasi dari Bupati Cirebon Atas Kontribusi Literasi dan Inklusi Keuangan Daerah

3
×

OJK Cirebon Mendapat Apresiasi dari Bupati Cirebon Atas Kontribusi Literasi dan Inklusi Keuangan Daerah

Share this article
IMG 20260427 WA0086
Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Cirebon mendapat penghargaan dari Bupati Cirebon. Foto : Istimewa/GM

CIREBON, GM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Cirebon kembali mencatatkan pencapaian membanggakan dengan menerima penghargaan dari Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag, atas partisipasi aktifnya dalam mendukung peningkatan literasi dan inklusi keuangan di Kabupaten Cirebon. Penghargaan tersebut diberikan pada tanggal 25 April 2026.

Penyerahan penghargaan dilakukan langsung oleh Bupati Cirebon kepada Kepala OJK Cirebon, Agus Muntholib, pada Sabtu (25/4/2026).

Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi Pemerintah Kabupaten Cirebon atas dedikasi OJK Cirebon dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap layanan sektor keuangan sekaligus mendorong perluasan akses terhadap jasa keuangan formal yang aman dan terpercaya.

Pengakuan ini menggarisbawahi komitmen berkelanjutan OJK Cirebon dalam menghadirkan berbagai program edukasi serta memperluas jangkauan layanan keuangan yang efektif untuk seluruh lapisan masyarakat di wilayah Ciayumajakuning.

Dalam periode terakhir, OJK Cirebon aktif menyelenggarakan berbagai kegiatan bertema edukasi keuangan bagi pelajar, mahasiswa, perempuan, pelaku UMKM, komunitas masyarakat, hingga aparatur pemerintahan daerah. Program-program ini meliputi pengelolaan keuangan yang bijaksana, edukasi tentang bahaya investasi ilegal dan pinjaman online ilegal, penguatan perlindungan konsumen di sektor keuangan, hingga upaya mempercepat akses masyarakat ke layanan keuangan formal.

Selain itu, OJK Cirebon terus memperkuat sinergi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, sektor jasa keuangan, institusi pendidikan, komunitas, media, serta pemangku kepentingan lainnya. Langkah ini dilakukan untuk semakin memperluas dampak literasi dan inklusi keuangan di wilayah Kabupaten Cirebon dan sekitarnya.

Kepala OJK Cirebon, Agus Muntholib, menegaskan bahwa penghargaan ini tidak hanya menjadi bentuk pengakuan atas kerja keras instansinya tetapi juga amanah besar untuk terus berkontribusi mendorong kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

“Penghargaan ini bukan sekadar apresiasi, tetapi juga amanah bahwa upaya menghadirkan akses keuangan yang adil, inklusif, dan berkelanjutan harus terus kita jaga dan tingkatkan,” ujar Agus.

Baca Juga :  Dandim 0614/Kota Cirebon dan Wali Kota Cirebon Tinjau Pengerukan Kali Sukalila untuk Penataan Ruang Publik.

Agus menambahkan bahwa literasi dan inklusi keuangan memiliki peran strategis dalam membentuk masyarakat yang lebih mandiri secara ekonomi.

“Kami percaya, literasi yang kuat akan melahirkan keputusan keuangan yang bijak. Dan inklusi yang luas akan membuka lebih banyak kesempatan bagi masyarakat untuk tumbuh, mandiri, dan sejahtera,” terang Agus.

Dalam kesempatan itu, Agus turut mengungkapkan rasa syukur dan memberikan apresiasi atas dukungan dari berbagai pihak yang selama ini telah menjalin kolaborasi positif bersama OJK Cirebon.

“Kami menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan serta sinergi yang telah terbangun dengan sangat baik selama ini. Semoga kolaborasi ini senantiasa diberkahi, membawa manfaat yang lebih luas, dan menjadi jalan kebaikan bagi masyarakat Kabupaten Cirebon,” tambah Agus.

OJK Cirebon berupaya untuk terus memperkokoh edukasi keuangan bagi masyarakat, memberikan perlindungan terhadap berbagai risiko keuangan ilegal, dan memastikan akses keuangan yang merata hingga ke seluruh pelosok daerah.

Melalui langkah-langkah tersebut, OJK Cirebon berambisi untuk meningkatkan kecerdasan finansial masyarakat, memperluas peluang akses keuangan, serta membantu mereka dalam menggapai masa depan yang lebih cerah, mandiri, dan sejahtera.

Komitmen OJK Cirebon terhadap peningkatan literasi dan inklusi keuangan diyakini sebagai langkah fundamental untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif, memperkuat perlindungan bagi konsumen, serta mendukung kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (Yus)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *