Oleh: Densi
Kader Kultural NU Manggarai Barat
Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) akhir-akhir ini tengah gencar menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) serentak di berbagai wilayah Indonesia (2026), termasuk DPC PKB Kabupaten Manggarai Barat, NTT yang melaksanakan Muscab pada Sabtu 25 April 2026 di Labuan Bajo. Hal ini dilakukan sebagai upaya konsolidasi internal sekaligus untuk memanaskan mesin partai menyongsong Pemilu 2029.
Muscab ini menjadi forum krusial untuk menyatukan langkah dan energi para kader dalam memenangkan partai. Forum ini bukan sekedar agenda rutinan, melainkan wadah strategis untuk mengambil keputusan penting bagi partai, yakni memperkuat soliditas kader dan menyatukan semangat arah perjuangan politik ke depan dalam rangka meraih kemenangan pada pemilu tahun 2029, baik pilpres dan pileg maupun pilkada.
Dalam catatan saya, PKB Kabupaten Manggarai Barat dalam pemilu sebelumnya, baik 2014 dan 2019 maupun 2024 sangat membanggakan. Diamana partai ini dapat bertarung dengan partai-besar lainya, hal ini bisa dilihat dari suara PKB yang selalu melonjak dari pemilu ke pemilu. Peta suara PKB di Manggarai Barat pun semakin luas dan merata ke berbagai Daerah Pemilihan atau Dapil.
Salah satu prestasi yang membanggakan pada Pileg 2024 lalu adalah, suksesnya PKB Manggarai Barat untuk meraih posisi strategis yaitu kursi unsur pimpinan DPRD Kabupaten. Tidak berlebihan jika dikatakan PKB merupakan salah satu partai papan atas dalam kontelasi perpolitikan Kabupaten Manggarai Barat. Hal ini merujuk pada konsistensi suara PKB yang selalu relatif stabil dan kompetitif dengan partai besar lainnya.
Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari peran dan tangan dingin Ketua DPC PKB Kabupaten Manggarai Barat yakni Sewargading S.J. Putra, S.Pd, yang sekarang ini menduduki jabatan sebagai Wakil Ketua DPRD Kabupaten Manggarai Barat periode 2024-2029, yang mampu mengkonsolidasikan kader dan struktur kepartaian secara dinamis. Kemampuan tersebut adalah bukti nyata bahwa ia sosok politisi yang punya peluang besar untuk memimpin Manggarai Barat.
Pertanyaannya adalah konsolidasi seperti apa yang harus dilakukan oleh PKB Kabupaten Manggarai Barat dalam menyongsong pemilu 2029? Ini adalah pertanyaan mendasar yang harus dijawab oleh seluruh komponen kader PKB se-Kabupaten Manggarai Barat. Saya berharap melalui Muscab ini dapat melahirkan keputusan-keputusan strategis dalam meningkatkan suara PKB di tahun 2029.
Dalam konteks Pilkada, PKB Kabupaten Manggarai Barat harus naik kelas dan menargetkan posisi tinggi pada Pilkada tahun 2029. PKB harus menunjukan komitmen kuat untuk mengusung bupati sendiri, baik melalui koalisi maupun potensi mandiri. PKB Manggarai Barat punya daya tarik dan kemampuan untuk masuk dalam barisan kekuatan yang berkompetisi hingga memenangkan pertarungan lima tahunan tersebut.
Salah satu kader terbaik yang dimiliki PKB Manggarai Barat saat ini adalah Sewargading S.J. Putra, S.Pd, selaku ketua DPC PKB sekaligus Wakil Ketua DPRD, yang memang sudah layak diorbitkan untuk melanjutkan tahta estafet kepemimpinan Kabupaten Manggarai Barat pada Pilkada tahun 2029. Ia adalah politisi ulung, yang syarat dengan pengalaman. Ia menjadi anggota DPRD tiga periode, sebuah rangkaian pengalaman yang sangat berharga.
Oleh karena itu, melalui Muscab ini, seluruh pengurus, kader dan simpatisan kembali merapatkan barisan, menjadi amplifier dalam menghadapi pilkada 2029 untuk mengantarkan Sewargading S.J. Putra, S.Pd, sebagai calon bupati dan tentunya memenangkan PKB pada kontestasi 2029 yang akan datang. Kualitas sekaligus soliditas pengurus dan kader serta strategi politik PKB Manggarai Barat menjadi modal utamanya. (*)






