Oleh: Syamsudin Kadir
Penulis Buku “Kang Dedi Mulyadi: Memimpin dengan Hati”
AKSI kejahatan sepertinya tak pernah berhenti dari berita layat kaca dan informasi media sosial kita. Setiap hari bahkan setiap detik kita selalu mendapatkan berita atau informasi semacam itu. Korban penyiksaan, kekerasan dan pemerkosaan seperti jadi langganan berita atau informasi yang mengisi hari-hari kita. Semuanya membuat hati kita sedih dan marah.
Pada Ahad 21 Juni 2026, akun YouTube Denny Sumargo “CURHAT BANG Denny Sumargo” menayangkan podcast tentang aksi biadab yang dilakukan oleh seorang bernama Taufik Hidayat dengan nama palsu Yuda atas Yupi. Yupi merupakan gadis asal Bandung yang pernah menjadi karyawan di sebuah perusahaan di Bandung. Kelak ia resign secara terpaksa oleh pelaku.
Pada akun YouTube tersebut, Ko Denny, demikian akrab disapa, menulis judul “Biadab… Salah Satu Penyikxxxn Tersxdis Terhadap Wanita”. Saya sengaja menyesuaikan huruf judulnya, namun tidak menghilangkan substansi informasi yang disampaikan di akun YouTube tersebut. Dengan harapan dapat menjadi pembelajaran bagi siapapun.
Di podcast yang berlangsung 57 menit 35 detik tersebut Ko Denny menghadirkan dua orang narasumber utama yaitu Afif dan Melanie, istrinya. Afif merupakan kakak kandung Yupi. Selain itu, pada menit-menit akhir, juga ada pembicaraan melalui sambungan video chall dengan ayah dan ibu korban, termasuk rekaman pembicaraan dengan korban.
Singkatnya, korban mendapatkan tindakan keji alias biadab dari pelaku yaitu Taufik Hidayat. Dia membawa kabur korban selama dua tahun, sejak 2024 hingga 2026, dari tempat kerjanya. Bahkan pelaku juga berpindah-pindah kotsan. Ia mengaku sudah menikah dengan korban, padahal faktanya belum menikah. Ia menyiksa, melukai dan memperkosa korban.
Biadabnya lagi, saat hendak dibawa ke sebuah rumah sakit di Bandung, pelaku memaksa pemilik Kotsan sebagai keluarga korban. Bahkan ia juga mengancam pemilik Kotsan dan meninggalkan korban di rumah sakit. Kini walau masih bisa diajak bicara, korban dalam kondisi sakit berat dengan kondisi anggota badan memar, terluka dan berdarah.
Bagi seluruh masyarakat Bandung dan sekitarnya, masyarakat Jawa Barat, Jakarta dan Banten, atau di mana pun di seluruh Indonesia yang menemukan orang yang ada foto ini, silahkan ditangkap dan diserahkan ke pihak kepolisian terdekat atau markas TNI terdekat. Ia mesti bertanggung jawab atas tindakan biadab yang ia lakukan pada korban.
Saya mohon kiranya Bapak Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi (KDM) memberi perhatian khusus atas kasus ini, bantu Yupi yang jadi korban. Begitu juga kepada Bapak Kapolda Jawa Barat untuk memberi perhatian khusus atas kasus ini. Mohon pelaku segera ditangkap dan mesti bertanggungjawab atas seluruh kejahatannya pada korban. (*)






