Opini

Tim Futsal SDIT Ibnu Abbas Masuk 8 Besar Turnamen Futsal Kecamatan Talun

96
×

Tim Futsal SDIT Ibnu Abbas Masuk 8 Besar Turnamen Futsal Kecamatan Talun

Share this article
IMG 20260902 WA0076
Foto : Istimewa

Oleh: Syamsudin Kadir

Penulis Buku “Problem Solver: Beginilah KDM Memimpin”

SDIT Ibnu Abbas menjadi grup futsal pertama yang bertanding pada laga babak satu Turnamen Futsal Tingkat Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat untuk Sekolah Dasar dan sederajat yang berlangsung dua hari, Rabu – Kamis, 2-3 Agustus 2026 di Lapangan Futsal ANT Sport, Talun. Pada babak pertama, tim futsal SDIT Ibnu Abbas berhadapan dengan tim futsal SDN 3 Sampiran.

Sejak menit pertama, Ibnu Abbas ngotot bermain dengan bola cepat. Soliditas tim membuat Ibnu Abbas sukses memasukkan bola ke gawang Sampiran 3 pada menit ke-4 melalui tendangan pemain belakang Ibnu Abbas Bukhari Muhtadin (Ari). Keunggulan Ibnu Abbas bertambah setelah pada menit ke-6 Aliman (Al) mampu menggandakan goal ke gawang lawan sehingga skor menjadi 2-0.

Tak mau kalah, tim futsal Sampiran 3 mulai meningkatkan daya permainan. Pertandingan pun sangat sengit. Umpan jauh dan umpan pendek cukup merepotkan pemain belakangan Ibnu Abbas yang dibentengi Rey dan Ari. Perjuangan Sampiran 3 akhirnya membuahkan hasil. Pada menit ke-8, Sampiran 3 sukses mengejar angka gol Ibnu Abbas, hingga skor menjadi 1-2.

Ibnu Abbas tak mengalah. Kini permainan dua tim semakin kompetitif. Ibnu Abbas kembali mempermainkan bola pendek dan umpan lambung. Namun perlawanan Sampiran 3 ternyata semakin tak terbendung. Ambisi untuk menang sepertinya sangat kuat. Tak lama kemudian, Ibnu Abbas kebobolan 1 goal dari umpan jauh pemain Sampiran 3. Skor akhirnya imbang 2-2 hingga babak 10 menit kedua selesai.

Kompetisi ini menggunakan sistem gugur. Mesti ada tim yang masuk ke babak selanjutnya: babak dua. Perpanjangan waktu permainan pun dilakukan dengan sistem adu finalti. Wasit memastikan tiap grup untuk menyediakan empat penendang terbaik mereka. Kali ini penendang Ibnu Abbas adalah Ehsan, Zaidin, Ari dan Rey. Walaupun Zaidin gagal menyarangkan bola ke gawang lawan, namun ia masih bisa lega, sebab tiga pemain lainnya sukses menjalankan misinya.

Baca Juga :  Strategi PPP Menuju Senayan 2029

Sementara itu, Sampiran 3 hanya mampu menyarangkan 2 goal. Itupun daya permainan masih terjangkau oleh Ibnu Abbas. Secara permainan kedua tim cukup kompleks dan apik. Hanya saja, Ibnu Abbas adalah grup yang akrab dengan lapangan ANT Sport. Mereka paham lapangan. Selain skill individu pemain, mereka juga lebih sering bermain di lapangan ini. Sehingga layak meraih skor akhir 3-2 untuk kemenangan Ibnu Abbas.

Kini Ibnu Abbas masuk ke babak dua. Kali ini ia berhadapan dengan salah satu tim tangguh di Talun yaitu SDN 1 Ciperna. Ibnu Abbas tak mau mengalah dan ciut. Strategi dan teknik permainan digunakan sejak menit awal pluit ditiupkan oleh wasit yang memimpin pertandingan. Kolaborasi pemain belakangan dan depan cukup merepotkan Ciperna 1. Berbagai serangan Ibnu Abbas membuat lawan kelimpungan.

Tak lama kemudian, Ciperna 1 bangkit melawan. Pemain belakang Ciperna 1 sukses merobek gawang lawan sehingga skor menjadi 1-0. Tak mengalah, Ibnu Abbas terus melakukan perlawanan. Ambisi menang rupanya menyemangati mereka dalam laga ini. Ibnu Abbas bukan tim kaleng-kaleng. Mereka memilih bermain ngotot sejak kebobolan 1 goal hingga laga berakhir. Tim ini pun sukses merobek gawang Ciperna 1, sehingga skor 1-1.

Kini masuk ke 10 menit ke-2. Ibnu Abbas makin garang. Selain peluang menang terbuka lebar, mereka juga punya ambisi untuk menang pada laga ini. Pemain belakang Ibnu Abbas, Ari, menggocek bola dari belakang hingga ke baris pertahanan lawan. Tendangan kaki kanannya sukses menyarangkan bola ke gawang lawan. Kini, Ibnu Abbas makin menyala, sebab skor berubah menjadi 2-1. Satu peluang yang membuat pemain makin menjadi-jadi.

Kolaborasi permainan antar pemain belakang dan depan Ibnu Abbas kini makin merepotkan pemain Ciperna 1. Serangan demi serangan dilakukan. Benteng pertahanan lawan mulai melemah. Ari pun sukses melakukan tendangan bebas ke gawang lawan. Hanya saja goal tendangan bebas yang dilakukan Ari dianulir wasit. Tak lama kemudian, Ari kembali melakukan tendangan yang sama, namun kembali dianulir wasit.

Baca Juga :  Terima Kasih The Dudas Minus One

Tak mau kecewa, anak-anak asuhan Coach Indra dan Coach Aji ini kembali meningkatkan daya serangan. Bila pada 10 menit pertama sebelumnya masih mengandalkan bola lambung, kini Ibnu Abbas berubah taktik. Permainan cepat dengan bola pendek diperagakan pada 10 menit kedua. Strategi dan taktik mereka sukses. Lagi-lagi pemain belakang Ibnu Abbas, Ari, sukses menambah keunggulan menjadi 3-1.

Tak mau meremehkan lawan, Ibnu Abbas memilih untuk terus menyerang. Perlawanan Ciperna 1 juga tak bisa dianggap remeh. Sebagai grup futsal yang kerap berada di daftar papan atas di Talun ini, mereka terus memperagakan permainan cepat dan tendangan jauh. Namun pemain Ibnu Abbas punya taktik dan mampu menurunkan semua daya. Sehingga menjelang akhir laga, Ari kembali menambahkan gol menjadi 4-1.

Pada Kamis, 3 Agustus 2026, Ibnu Abbas akan memasuki turnamen babak tiga melawan SDN 2 Sampiran. Tim Sampiran 2 bukan tim kaleng-kaleng. Selain berawak tinggi, pemain tim ini cukup apik dalam memainkan si bundar di lapangan tengah. Hanya saja, Coach Indra dan Coach Aji dari Ibnu Abbas telah menyiapkan strategi dan taktik permainan. Skill individu dan soliditas pemain Ibnu Abbas diuntungkan dalam laga ini.

Secara khusus, Ibnu Abbas punya potensi untuk menang. Modal dan potensinya cukup besar. Pertama, pada fase penyisihan meraih kemenangan dengan hasil yang memuaskan. 2-2 (finalti 3-2) dan 4-1. Kedua, bermain dari fase awal dengan mengalahkan dua tim yang diunggulkan. Ketiga, sudah masuk babak tiga atau delapan besar. Sementara beberapa tim yang diunggulkan justru kalah sejak awal babak penyisihan. Keempat, akrab dengan lapangan, sehingga paham kondisinya.

Dan yang tak kalah pentingnya, kelima, skill individu pemain Ibnu Abbas cukup diunggulkan. Hanya saja, mereka butuh penguatan fisik dan soliditas saat di lapangan. Sebab tim lain sudah paham dan membaca pola permainan Ibnu Abbas. Dengan begitu, coach perlu elaborasi kembali strategi dan teknik permainan kala bertanding di laga delapan besar. Apakah Ibnu Abbas mampu meraih kemenangan pada laga perdana babak tiga? Kita tunggu saja hasilnya. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *